Senin, Maret 30, 2026

Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, SH., MH.: Gubernur Harus Perintahkan Bupati Bener Meriah Sidik Dugaan Nepotisme dan Penyimpangan di Desa Ujung Gele

JAKARTA – // www.RaiderNet.id// Bener Meriah, 28 Agustus 2025 Adanya sinyalemen praktik rangkap jabatan perangkat desa, dugaan nepotisme, serta penggelembungan anggaran di Desa Ujung Gele, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, semakin memantik perhatian publik. Berbagai temuan lapangan menunjukkan tata kelola pemerintahan desa diduga tidak sesuai aturan, bahkan berpotensi merugikan masyarakat.

Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, SH., MH., pakar hukum internasional dan ekonomi, menilai persoalan ini sangat serius dan perlu segera ditangani.

“Saya minta Gubernur Aceh agar memerintahkan Bupati Bener Meriah menyidik dugaan pelanggaran etika dan kasus di Desa Ujung Gele, maupun desa-desa lain yang ada di Kabupaten Bener Meriah,” tegas Prof. Sutan di kantornya, Jakarta, Kamis (28/8/2025), saat menjawab pertanyaan para pemimpin redaksi media online dan cetak via telepon.

Menurutnya, indikasi pelanggaran yang ditemukan di Desa Ujung Gele bukan mustahil juga terjadi di desa-desa lain. Karena itu, langkah pengawasan dan penindakan yang transparan serta adil menjadi mutlak demi menjaga kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan desa.

Berita Lainnya  Antisipasi Membludaknya Wisatawan Lebaran, Pemkab Gunungkidul Perkuat Koordinasi dengan Polres

Dugaan Rangkap Jabatan dalam Satu Keluarga Hasil investigasi warga dan media mengungkap adanya aparatur desa berinisial A yang menduduki sejumlah posisi sekaligus, mulai dari operator desa, kader KPM, kader SIKS-NG, hingga pengelola SID (Sistem Informasi Desa). Ironisnya, suami A tercatat sebagai Sekretaris Desa.

Kondisi ini menimbulkan dugaan kuat adanya praktik nepotisme, karena satu keluarga menguasai berbagai jabatan strategis.

“Bagaimana mungkin suami-istri bisa sama-sama menguasai jabatan penting di desa? Ini jelas tidak sehat dan melanggar aturan,” ujar salah seorang tokoh masyarakat Ujung Gele.

Anggaran Pendidikan Rp48,6 Juta Diduga Tak Jelas, Papan informasi desa menunjukkan adanya alokasi dana sebesar Rp48,6 juta per tahun untuk mendukung program pendidikan desa, seperti PAUD, TPA/TPQ, dan madrasah nonformal. Namun, hasil penelusuran di lapangan justru menunjukkan bahwa PAUD tidak ada, sementara TPQ dan madrasah nonformal bukan milik desa.

“Kalau memang ada anggaran hampir Rp50 juta, seharusnya ada wujud nyata di lapangan. Jangan hanya angka di papan, tapi kosong di masyarakat,” ungkap seorang warga dengan nada kecewa.

Berita Lainnya  Profesor Sutan Nasomal, SH MH :Klaem Kelaparan Penduduk Bumi Dampak Perang Iran vs Israel Sudah Berbahaya Meluas

Aturan Hukum yang Dilanggar Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, perangkat desa jelas dilarang:

Pasal 51 huruf g: merangkap jabatan sebagai perangkat desa lainnya dan/atau jabatan lain yang memperoleh penghasilan dari sumber keuangan negara.

Pasal 51 huruf h: melakukan tindakan yang menimbulkan konflik kepentingan, termasuk mengangkat pasangan hidup dalam satu struktur pemerintahan desa.

Selain itu, Permendagri No. 83 Tahun 2015 menegaskan perangkat desa dapat diberhentikan jika terbukti melakukan rangkap jabatan atau penyalahgunaan wewenang.

Apabila terdapat penyalahgunaan dana desa, pelaku juga dapat dijerat UU Tipikor (UU No. 31 Tahun 1999 jo UU No. 20 Tahun 2001) dengan ancaman hukuman penjara 1–20 tahun serta denda Rp50 juta hingga Rp1 miliar.

Dampak Sosial dan Ekonomi Praktik dugaan nepotisme, rangkap jabatan, dan penyimpangan anggaran ini tidak hanya melanggar aturan hukum, tetapi juga menimbulkan dampak serius:

Berita Lainnya  Kemacetan Padat Merayap Warnai Tol Solo–Semarang, Kartasura hingga Rest Area 460

1. Menurunnya Kepercayaan Publik – warga mulai kehilangan kepercayaan terhadap aparatur desa, berpotensi menimbulkan sikap apatis bahkan konflik horizontal.

2. Stagnasi Pembangunan – anggaran desa rawan tidak tepat sasaran, sehingga menghambat tercapainya program pembangunan.

3. Ketidakadilan Sosial – dominasi satu keluarga dalam jabatan strategis membuka ruang diskriminasi, monopoli, dan menyingkirkan warga lain yang memenuhi syarat.

Desakan Warga dan Akademisi Sejumlah warga mendesak agar pemerintah kecamatan, kabupaten, hingga provinsi segera turun tangan untuk menyelidiki kasus ini.

“Warga tentunyatidak ingin dana desa yang seharusnya untuk kepentingan masyarakat disalahgunakan oknum kepala desa dan kroninya “, tandas Prof Dr Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom ini mengakhiri komentar tanggapan panjang lebar dan ternyata kasus ini menjadi barometer bagi kepala desa lainnya untuk cerminan apakah nantinya diikuti atau dihindari tergantung sanksi diterima oknum kepala desa ini apakah bebas atau dipecat ?

(Red/Rufi i)

BERITA TERATAS

Kunjungi Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN

Politik

Profesor Sutan Nasomal, SH MH :Klaem Kelaparan Penduduk Bumi Dampak Perang Iran vs Israel Sudah Berbahaya Meluas

IRAN LN - // www.RaiderNet.id // Komentator Dunia Prof Dr Sutan Nasomal SH MH mengingat Indonesia Worning Peristiwa yang saat ini Di Negara Iran...

Kemacetan Padat Merayap Warnai Tol Solo–Semarang, Kartasura hingga Rest Area 460

JAWA TENGAH // RaiderNet.id //Kemacetan lalu lintas terpantau terjadi di ruas Tol Solo–Semarang pada Senin (23/03/2026). Kepadatan kendaraan terlihat mulai dari kawasan Kartasura hingga...

Antisipasi Membludaknya Wisatawan Lebaran, Pemkab Gunungkidul Perkuat Koordinasi dengan Polres

GUNUNGKIDUL - // www RaiderNet.id // Menyikapi potensi lonjakan pengunjung musim liburan Hari Raya Indul Fitri 2026 di obyek wisata unggulan, Pemkab Gunungkidul telah...

Kasus Asusila Anak di Gunungkidul, RS Resmi Jadi Tersangka

GUNUNGKIDUL - // www.RaiderNet.id // Jajaran Satreskrim Polres Gunungkidul resmi menetapkan pria berinisial RS, warga Kapanewon Gedangsari, sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencabulan terhadap...

Wakapolda DIY Cek Kesiapan Gerbang Tol Purwomartani Jelang Fungsional Arus Mudik

SLEMAN – // www.RaiderNet.id // Wakapolda DIY Eddy Djunaedi, S.I.K., melaksanakan pengecekan kesiapan Gerbang Tol Purwomartani, Kabupaten Sleman, sebagai bagian dari persiapan pengamanan arus...

BERITA PILIHAN

Peristiwa

Profesor Sutan Nasomal, SH MH :Klaem Kelaparan Penduduk Bumi Dampak Perang Iran vs Israel Sudah Berbahaya Meluas

IRAN LN - // www.RaiderNet.id // Komentator Dunia Prof Dr Sutan Nasomal SH MH mengingat Indonesia Worning Peristiwa yang saat ini Di Negara Iran...

Kemacetan Padat Merayap Warnai Tol Solo–Semarang, Kartasura hingga Rest Area 460

JAWA TENGAH // RaiderNet.id //Kemacetan lalu lintas terpantau terjadi di ruas Tol Solo–Semarang pada Senin (23/03/2026). Kepadatan kendaraan terlihat mulai dari kawasan Kartasura hingga...

Antisipasi Membludaknya Wisatawan Lebaran, Pemkab Gunungkidul Perkuat Koordinasi dengan Polres

GUNUNGKIDUL - // www RaiderNet.id // Menyikapi potensi lonjakan pengunjung musim liburan Hari Raya Indul Fitri 2026 di obyek wisata unggulan, Pemkab Gunungkidul telah...

Kasus Asusila Anak di Gunungkidul, RS Resmi Jadi Tersangka

GUNUNGKIDUL - // www.RaiderNet.id // Jajaran Satreskrim Polres Gunungkidul resmi menetapkan pria berinisial RS, warga Kapanewon Gedangsari, sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencabulan terhadap...

Wakapolda DIY Cek Kesiapan Gerbang Tol Purwomartani Jelang Fungsional Arus Mudik

SLEMAN – // www.RaiderNet.id // Wakapolda DIY Eddy Djunaedi, S.I.K., melaksanakan pengecekan kesiapan Gerbang Tol Purwomartani, Kabupaten Sleman, sebagai bagian dari persiapan pengamanan arus...

TRENDING

Profesor Sutan Nasomal, SH MH :Klaem Kelaparan Penduduk Bumi Dampak Perang Iran vs Israel Sudah Berbahaya Meluas

IRAN LN - // www.RaiderNet.id // Komentator Dunia Prof Dr Sutan Nasomal SH MH mengingat Indonesia Worning Peristiwa yang saat ini Di Negara Iran...

Kemacetan Padat Merayap Warnai Tol Solo–Semarang, Kartasura hingga Rest Area 460

JAWA TENGAH // RaiderNet.id //Kemacetan lalu lintas terpantau terjadi di ruas Tol Solo–Semarang pada Senin (23/03/2026). Kepadatan kendaraan terlihat mulai dari kawasan Kartasura hingga...

Antisipasi Membludaknya Wisatawan Lebaran, Pemkab Gunungkidul Perkuat Koordinasi dengan Polres

GUNUNGKIDUL - // www RaiderNet.id // Menyikapi potensi lonjakan pengunjung musim liburan Hari Raya Indul Fitri 2026 di obyek wisata unggulan, Pemkab Gunungkidul telah...

Kasus Asusila Anak di Gunungkidul, RS Resmi Jadi Tersangka

GUNUNGKIDUL - // www.RaiderNet.id // Jajaran Satreskrim Polres Gunungkidul resmi menetapkan pria berinisial RS, warga Kapanewon Gedangsari, sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencabulan terhadap...

Wakapolda DIY Cek Kesiapan Gerbang Tol Purwomartani Jelang Fungsional Arus Mudik

SLEMAN – // www.RaiderNet.id // Wakapolda DIY Eddy Djunaedi, S.I.K., melaksanakan pengecekan kesiapan Gerbang Tol Purwomartani, Kabupaten Sleman, sebagai bagian dari persiapan pengamanan arus...