GUNUNGKIDUL – // www.RaiderNet.id // Kasus dugaan tindak asusila (VCS) yang melibatkan salah satu oknum Pimpinan DPRD Kabupaten Gunungkidul yang sempat menggegerkan publik di Gunungkidul beberapa waktu lalu kini kembali mencuat. Meskipun kasus dugaan tindak asusila (VCS) tersebut sudah di tangani BK (Badan Kehormatan) DPRD Kabupaten Gunungkidul dan dinyatakan selesai, namun kasus dugaan asusila tersebut belum sampai ke Dewan Etik DPP Partai Golkar.
Soroti mencuatnya kembali kasus dugaan asusila yang di lakukan oleh salah satu oknum Pimpinan DPRD Kabupaten Gunungkidul dari Partai Golongan Karya (Golkar), Dewan Penasehat DPD ll Partai Golkar Ratno Pintoyo angkat bicara.
“Terkait dengan persoalan itu saya berharap agar Mahkamah Partai segera menuntaskan persoalan ini agar kedepan Partai Golkar ini tidak tersandera oleh persoalan Pak HN. ini yang terpenting,” kata Mantan Ketua DPRD Kabupaten Gunungkidul periode 2009-2014 yang kini menjabat sebagai Dewan Penasehat DPD ll Partai Golkar Gunungkidul.
Lebih lanjut Ratno Pintoyo sampaikan proses telah berjalan kami kemarin sudah sampai di Dewan etik DPP Partai Golkar, dan tentunya kami diberikan saran agar terkait ini dilaporkan secara resmi sesuai prosedur yang telah ditentukan.
“Terkait persoalan ini kami kemarin sudah menghadap ketua DPD partai Golkar, kemudian persoalan yang melibatkan salah satu kader Partai Golkar yang kebetulan duduk di pimpinan DPRD ini akan di selesaikan setelah Musda,” ujarnya kepada awak media, Rabu (15/10/2025) siang.
Harapan kami persoalan ini tidak mengguncang stabilitas partai Golkar. Namun kami berharap bahwa dengan selesainya persoalan ini tidak ada duri-duri lagi kedepan dalam perjalanan partai Golkar sehingga ketika konsolidasi berjalan dengan baik.
“Tentunya ini politik, yang artinya ketika ada persoalan yang tidak di tuntaskan, ini akan selalu dibawa oleh lawan-lawan politik dari partai Golkar, menurut saya,” pungakas Ratno Pintoyo.
(Red/Bangkot)

