Kamis, Maret 26, 2026

Forum Peduli Masyarakat Natah Bersatu bersama Pos – Pera, Datangi Kantor Kalurahan Tuntut Transparansi Terkait Kejelasan Penggunaan Dana Desa

GUNUNGKIDUL (DIY) – // www.RaiderNet.id // ‎Suasana tegang menyelimuti Kalurahan Natah,Kapanewon Nglipar, di dalam ruang audiensi Pemerintah Kalurahan Natah. Sejumlah warga yang tergabung dalam Forum Peduli Masyarakat Natah Bersatu bersama Pospera Gunungkidul dan DIY mendatangi kantor kalurahan guna menagih kejelasan atas penggunaan Dana Desa yang dialokasikan untuk penyertaan modal Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sejak tahun 2017 hingga sekarang.
‎
‎Audiensi yang berlangsung pada Kamis (5/2/2026) tersebut berubah menjadi ajang kritik tajam ketika warga menilai laporan yang disajikan pihak pemerintah kalurahan dianggap tidak menyentuh substansi kenyataan di lapangan.
‎
‎Laporan Di Atas Kertas Aset Tak Berwujud
‎
‎Koordinator Forum Masyarakat Peduli Natah Bersatu, Suharsono, menyatakan ketidakpuasannya atas paparan yang disampaikan oleh jajaran Pemerintah Kalurahan Natah. Menurutnya, pemerintah desa hanya mampu menunjukkan tumpukan laporan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) tanpa bisa membuktikan keberadaan aset secara fisik atau faktual.
‎
‎”Kami datang ke sini bukan untuk melihat angka-angka indah di atas kertas. Kami ingin tahu, uang rakyat dari tahun 2017 itu jadi apa? Mana barangnya? Mana usahanya? Jika hanya laporan tertulis, siapapun bisa buat, tapi transparansi itu soal fakta, bukan sekadar administrasi,” ujar Suharsono dengan nada tegas usai audiensi.
‎
‎Harsono menambahkan, akumulasi dana desa yang dikucurkan untuk BUMDes Natah selama bertahun-tahun seharusnya sudah membuahkan hasil yang konkret bagi kesejahteraan warga, bukan justru menjadi teka-teki yang sulit dipecahkan.
‎
‎Kritik Terhadap Akuntabilitas Pemerintah Kalurahan
‎
‎Kritik tersebut mencerminkan kegelisahan warga atas tata kelola keuangan desa yang dianggap tertutup. Ia menilai ada jurang pemisah yang lebar antara apa yang dilaporkan dalam SPJ dengan realita yang ada di lapangan.
‎
‎”Kami menanyakan aset secara faktual. Pihak kalurahan hanya menunjukkan laporan tertulis. Bagi kami, ini adalah bentuk kegagalan dalam menunjukkan akuntabilitas publik. Jangan sampai dana desa hanya menjadi angka yang berputar di laporan meja, sementara fisiknya nihil,” papar dia.
‎
‎Suharsono juga mengatakan, sebelumnya telah mempertanyaka laporan pertanggungjawaban ini ke pihak pemerintah kalurahan, namun belum juga mendapat jawaban yang sesuai.
‎
‎”Kami juga sempat menanyakan hal ini kepada Bamuskal namun kesannya pihak mereka terlalu menutupi,”ujarnya.
‎
‎Respons Pemerintah Kalurahan dan Desakan Audiensi Lanjutan
‎
‎Di sisi lain, pihak Pemerintah Kalurahan Natah mencoba memberikan klarifikasi terkait prosedur pelaporan yang telah dilakukan. Mereka berdalih bahwa secara administratif, laporan penggunaan dana tersebut telah sesuai dengan regulasi yang berlaku. Namun, argumen tersebut dimentahkan oleh warga yang menganggap prosedur administratif tidak bisa menggantikan bukti fisik aset.
‎
‎Karena belum adanya titik temu dan ketidakmampuan pihak kalurahan dalam membuktikan keberadaan aset secara transparan, Masyarakat Peduli Natah secara resmi meminta adanya audiensi lanjutan.
‎
‎”Kami tidak akan berhenti di sini. Kami menuntut audiensi lanjutan yang lebih detail. Kami ingin melihat bukti fisik, bukan hanya kertas. Jika pemerintah desa bersih, kenapa harus ragu menunjukkan aset secara terbuka?” pungkas Harsono.
‎
‎Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu jadwal pasti untuk pertemuan berikutnya dan mengancam akan membawa persoalan ini ke tingkat yang lebih tinggi jika transparansi yang diminta tidak segera terpenuhi.
‎
‎
(Red/HRM)

Berita Lainnya  Kasus Asusila Anak di Gunungkidul, RS Resmi Jadi Tersangka

BERITA TERATAS

Kunjungi Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN

Politik

Kemacetan Padat Merayap Warnai Tol Solo–Semarang, Kartasura hingga Rest Area 460

JAWA TENGAH // RaiderNet.id //Kemacetan lalu lintas terpantau terjadi di ruas Tol Solo–Semarang pada Senin (23/03/2026). Kepadatan kendaraan terlihat mulai dari kawasan Kartasura hingga...

Antisipasi Membludaknya Wisatawan Lebaran, Pemkab Gunungkidul Perkuat Koordinasi dengan Polres

GUNUNGKIDUL - // www RaiderNet.id // Menyikapi potensi lonjakan pengunjung musim liburan Hari Raya Indul Fitri 2026 di obyek wisata unggulan, Pemkab Gunungkidul telah...

Kasus Asusila Anak di Gunungkidul, RS Resmi Jadi Tersangka

GUNUNGKIDUL - // www.RaiderNet.id // Jajaran Satreskrim Polres Gunungkidul resmi menetapkan pria berinisial RS, warga Kapanewon Gedangsari, sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencabulan terhadap...

Wakapolda DIY Cek Kesiapan Gerbang Tol Purwomartani Jelang Fungsional Arus Mudik

SLEMAN – // www.RaiderNet.id // Wakapolda DIY Eddy Djunaedi, S.I.K., melaksanakan pengecekan kesiapan Gerbang Tol Purwomartani, Kabupaten Sleman, sebagai bagian dari persiapan pengamanan arus...

Menjelang Hari Raya Idul Fitri BULOG DIY Pastikan Stok Pangan Aman dan mencukupi buat kebutuhan masyarakat

YOGYAKARTA - // www.RaiderNet.id // Perum BULOG Kantor Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan ketersediaan stok pangan pokok di wilayah DIY dalam kondisi sangat aman....

BERITA PILIHAN

Peristiwa

Kemacetan Padat Merayap Warnai Tol Solo–Semarang, Kartasura hingga Rest Area 460

JAWA TENGAH // RaiderNet.id //Kemacetan lalu lintas terpantau terjadi di ruas Tol Solo–Semarang pada Senin (23/03/2026). Kepadatan kendaraan terlihat mulai dari kawasan Kartasura hingga...

Antisipasi Membludaknya Wisatawan Lebaran, Pemkab Gunungkidul Perkuat Koordinasi dengan Polres

GUNUNGKIDUL - // www RaiderNet.id // Menyikapi potensi lonjakan pengunjung musim liburan Hari Raya Indul Fitri 2026 di obyek wisata unggulan, Pemkab Gunungkidul telah...

Kasus Asusila Anak di Gunungkidul, RS Resmi Jadi Tersangka

GUNUNGKIDUL - // www.RaiderNet.id // Jajaran Satreskrim Polres Gunungkidul resmi menetapkan pria berinisial RS, warga Kapanewon Gedangsari, sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencabulan terhadap...

Wakapolda DIY Cek Kesiapan Gerbang Tol Purwomartani Jelang Fungsional Arus Mudik

SLEMAN – // www.RaiderNet.id // Wakapolda DIY Eddy Djunaedi, S.I.K., melaksanakan pengecekan kesiapan Gerbang Tol Purwomartani, Kabupaten Sleman, sebagai bagian dari persiapan pengamanan arus...

Menjelang Hari Raya Idul Fitri BULOG DIY Pastikan Stok Pangan Aman dan mencukupi buat kebutuhan masyarakat

YOGYAKARTA - // www.RaiderNet.id // Perum BULOG Kantor Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan ketersediaan stok pangan pokok di wilayah DIY dalam kondisi sangat aman....

TRENDING

Kemacetan Padat Merayap Warnai Tol Solo–Semarang, Kartasura hingga Rest Area 460

JAWA TENGAH // RaiderNet.id //Kemacetan lalu lintas terpantau terjadi di ruas Tol Solo–Semarang pada Senin (23/03/2026). Kepadatan kendaraan terlihat mulai dari kawasan Kartasura hingga...

Antisipasi Membludaknya Wisatawan Lebaran, Pemkab Gunungkidul Perkuat Koordinasi dengan Polres

GUNUNGKIDUL - // www RaiderNet.id // Menyikapi potensi lonjakan pengunjung musim liburan Hari Raya Indul Fitri 2026 di obyek wisata unggulan, Pemkab Gunungkidul telah...

Kasus Asusila Anak di Gunungkidul, RS Resmi Jadi Tersangka

GUNUNGKIDUL - // www.RaiderNet.id // Jajaran Satreskrim Polres Gunungkidul resmi menetapkan pria berinisial RS, warga Kapanewon Gedangsari, sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencabulan terhadap...

Wakapolda DIY Cek Kesiapan Gerbang Tol Purwomartani Jelang Fungsional Arus Mudik

SLEMAN – // www.RaiderNet.id // Wakapolda DIY Eddy Djunaedi, S.I.K., melaksanakan pengecekan kesiapan Gerbang Tol Purwomartani, Kabupaten Sleman, sebagai bagian dari persiapan pengamanan arus...

Menjelang Hari Raya Idul Fitri BULOG DIY Pastikan Stok Pangan Aman dan mencukupi buat kebutuhan masyarakat

YOGYAKARTA - // www.RaiderNet.id // Perum BULOG Kantor Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan ketersediaan stok pangan pokok di wilayah DIY dalam kondisi sangat aman....