MAGELANG – // www.RaiderNet.id// 04 Februari 2026 Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melakukan kunjungan kerja strategis ke Klinik Utama Mata Dr. Yap Magelang, Rabu, (4/2/2026) sebagai bagian dari persiapan pembangunan rumah sakit khusus mata di wilayah Gunungkidul. Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Bupati Gunungkidul, Endah Subekli Kuntariningsih, beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait perizinan dan kesehatan.
Rombongan disambut oleh Ketua Umum Yayasan Dr. Yap Prawirohusodo, GBPH H. Prabukusumo, S.Psi, serta Kepala Klinik Utama Mata Dr. Yap Magelang, dr. Rinanto Prabowo (dr. Bobi).
Studi Banding untuk Pelayanan Mata di Gunungkidul
Bupati Endah Subekti menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan langkah awal dan proses pembelajaran atau studi banding mengenai tata kelola pelayanan, pengembangan sumber daya, serta pemenuhan sarana dan prasarana kesehatan mata.
Mengingat kebutuhan layanan kesehatan mata di Gunungkidul cukup tinggi, pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan layanan yang berkualitas dan terintegrasi.
“Kesehatan mata memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kami ingin belajar dari institusi yang telah mapan seperti Klinik Utama Mata Dr. Yap agar langkah kami ke depan tepat dan terukur,” ujar Bupati Endah dalam sambutannya dimana Rencana klinik mata di Gunungkidul akan berlokasi di area strategis kawasan industri Semanu
Profil dan Keunggulan Klinik Utama Mata Dr. Yap Magelang
Dalam pemaparannya, dr. Bobi menjelaskan bahwa Klinik Utama Mata Dr. Yap Magelang telah berkembang pesat sejak diresmikan pada November 2021. Klinik ini berlokasi strategis di Jl. Soekarno Hatta, Tidar Utara, dan telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan sejak Februari 2022
“Beberapa keunggulan layanan dan fasilitas yang ditinjau meliputi Teknologi Operasi Canggih, kita menggunakan mesin Alcon Centurion yang mampu mendeteksi mata secara langsung untuk meminimalkan risiko komplikasi katarak, serta mikroskop Zeiss dengan akurasi tinggi” papar dr. Bobi
Selain peralatan yang canggih, Klinik Utama Mata Dr. Yap Magelang juga memiliki Layanan Unggulan meliputi phaccemulsification (teknik operasi katarak modern yang menggunakan gelombang ultrasonik untuk menghancurkan lensa mata yang keruh, kemudian menyedotnya keluar melalui sayatan sangat kecil (kurang dari 3 mm)), photorefractive keratectomy (jenis prosedur bedah refraktif laser yang digunakan untuk mengoreksi mata minus (miopia), plus (hiperopia), dan silinder (astigmatisme) dengan cara membentuk kembali lapisan kornea tanpa membuat sayatan flap seperti LASIK), hingga layanan baru seperti injeksi intravitreal untuk kasus retina dan glaukoma.
dr. Bobi juga mengungkapkan, Rata-rata kunjungan pasien mencapai 2.377 pasien per bulan, dengan dominasi pasien BPJS sebanyak 80%.
Klinik Utama Mata Dr. Yap Magelang juga dilengkapi dengan apotek berakreditasi Paripurna, laboratorium, gerai kacamata, layanan gawat darurat, dan ambulans.
Komitmen Yayasan Dr. Yap Prawirohusodo
Ketua Umum Yayasan Dr. Yap Prawirohusodo, GBPH H. Prabukusumo, menegaskan keseriusan pihak yayasan dalam membantu masyarakat dan mendekatkan pelayanan kepada pasien agar tidak perlu menempuh jarak jauh ke Yogyakarta.
“Kami betul-betul serius untuk membantu warga masyarakat. Kami telah menyiapkan tenaga medis, peralatan, hingga desain bangunan yang efisien untuk rencana pembangunan di Gunungkidul agar tahun depan bisa mulai beroperasi,” ungkap Gusti Prabu.
Kunjungan ini diakhiri dengan diskusi mengenai sinergi antara Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dan Klinik Utama Mata Dr. Yap, termasuk dalam hal pendampingan sistem rujukan dan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan.
(Red/BK)

