Rabu, Februari 25, 2026

Polemik Penataan PKL: Satpol PP Gunungkidul Disorot Soal Legalitas Operasi

Foto ilustrasi
GUNUNGKIDUL // RaiderNet.id //‎Kebijakan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang digalakkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul kini tengah menjadi sorotan tajam. Aksi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang meluas hingga ke kawasan Terminal Lama Wonosari dan kawasan Pasar Besole dinilai melampaui mandat instruksi kepala daerah dan berpotensi menabrak regulasi yang ada.

‎Perluasan Area Penertiban yang Dipertanyakan

‎Awalnya, fokus penataan ruang publik oleh Pemkab Gunungkidul menyasar area Alun-alun Kota Wonosari guna menjaga estetika dan fungsi pusat kota. Namun, dalam pelaksanaannya, operasi penertiban justru merambah ke area Terminal Lama Wonosari dan sepanjang jalan di depan Polres Gunungkidul.

‎Perluasan radius penertiban ini memicu polemik hukum. Berdasarkan informasi yang dihimpun, instruksi bupati secara spesifik hanya mengamanatkan penataan di area Alun-alun Wonosari. Jika merujuk pada SK Keputusan Bupati No. 183 Tahun 2016, kawasan Terminal Lama atau Besole sebenarnya merupakan zona yang diperbolehkan bagi aktivitas PKL selama 24 jam.

‎Absensi Sosialisasi dan Ancaman Ekonomi

‎Kelompok pedagang mengeluhkan minimnya, atau bahkan ketiadaan, sosialisasi sebelum tindakan represif di lapangan diambil. Hal ini sangat disayangkan mengingat kawasan tersebut merupakan titik nadi ekonomi bagi banyak warga yang menggantungkan hidup dari berdagang kecil-kecilan.

‎”Kebijakan publik yang baik tidak cukup hanya berpijak pada teks aturan, tetapi harus menimbang realitas sosial. Jika penertiban dilakukan tanpa sosialisasi dan solusi relokasi, pemerintah justru sedang menciptakan persoalan kemiskinan baru,”

‎Di satu sisi, publik memahami bahwa ketertiban umum, keselamatan lalu lintas, dan penataan ruang kota adalah tanggung jawab mutlak pemerintah. Bahu jalan secara teknis memang bukan diperuntukkan sebagai ruang komersial permanen. Namun, pendekatan yang semata-mata mengandalkan kekuatan aparat tanpa dialog dinilai kontraproduktif.

‎Beberapa poin krusial yang seharusnya menjadi langkah konkret pemerintah meliputi, Penyediaan Lokasi Alternatif: Relokasi tidak boleh hanya memindahkan pedagang ke tempat sepi yang mematikan pendapatan mereka, Masa Transisi yang Adil: Memberikan waktu bagi pedagang untuk beradaptasi sebelum penegakan aturan dilakukan, Dialog Terbuka: Melibatkan asosiasi pedagang dalam merancang tata ruang yang inklusif.

‎Menuju Solusi Humanis

‎Persoalan PKL di Gunungkidul bukan sekadar masalah estetika kota, melainkan masalah perut rakyat. Penataan memang diperlukan, namun tanpa solusi yang berkeadilan, kebijakan ini hanya akan dipandang sebagai bentuk kesewenang-wenangan birokrasi.

‎Masyarakat kini menantikan klarifikasi resmi dari Pemkab Gunungkidul dan Satpol PP terkait legalitas perluasan penertiban tersebut. Pendekatan yang lebih humanis dan taat prosedur diharapkan mampu menjembatani kepentingan penataan kota tanpa harus mengorbankan hak ekonomi masyarakat kecil.

Berita Lainnya  Bupati Gunungkidul Tinjau Lokasi Longsor Tancep: Siapkan Relokasi dan Himbau Warga Waspada Cuaca Ekstrim

(Red/BK)

BERITA TERATAS

Kunjungi Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN

Politik

Jaga Kamtibmas Selama Bulan Ramadan Humoriezt Siap Menjadi Garda Depan

YOGYAKARTA,– // www.RaiderNet.id // Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan sebagai ajang mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergitas antar elemen masyarakat melalui kegiatan Buka Puasa Bersama...

Ketua Umum IWO Indonesia Sampaikan Ucapan Selamat atas Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama KPK RI

JAKARTA - // RaiderNet.id // 20 Februari 2026 – Ketua Umum Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia memberikan apresiasi dan ucapan selamat atas dilantiknya sembilan...

Ketua Umum IWO Indonesia Mengecam Keras Tindakan Kepala Desa Tanjung Perada Dan Meminta APH Segera Tindak Tegas

JAKARTA – // RaiderNet.id // Ketua Umum IWO Indonesia, Dr. NR Icang Rahardian, SH., S.Ak., MH., M.Pd mengecam keras tindakan arogan dan ancaman pembunuhan...

Aksi di Depan Mapolda DIY Sempat Ricuh, 3 Mahasiswa Yang diamankan Diserahkan Ke Pihak Rektorat

Foto ilustrasi YOGYAKARTA – // www.RaiderNet.id // Aksi penyampaian aspirasi yang berlangsung di depan Mapolda DIY pada hari ini sempat berakhir ricuh dan diwarnai pengrusakan...

Sebut ‘Silakan ke Pengadilan’, Statement Panewu Nglipar Saat Audiensi BUMKal Menuai Kritik

GUNUNGKIDUL (DIY)_// www.RaiderNet.id // Gelombang tuntutan transparansi tata kelola keuangan desa kembali menguat di Kalurahan Natah, Kapanewon Nglipar. Pos Pengaduan Rakyat (Pos-Pera) bersama Forum...

BERITA PILIHAN

Peristiwa

Jaga Kamtibmas Selama Bulan Ramadan Humoriezt Siap Menjadi Garda Depan

YOGYAKARTA,– // www.RaiderNet.id // Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan sebagai ajang mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergitas antar elemen masyarakat melalui kegiatan Buka Puasa Bersama...

Ketua Umum IWO Indonesia Sampaikan Ucapan Selamat atas Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama KPK RI

JAKARTA - // RaiderNet.id // 20 Februari 2026 – Ketua Umum Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia memberikan apresiasi dan ucapan selamat atas dilantiknya sembilan...

Ketua Umum IWO Indonesia Mengecam Keras Tindakan Kepala Desa Tanjung Perada Dan Meminta APH Segera Tindak Tegas

JAKARTA – // RaiderNet.id // Ketua Umum IWO Indonesia, Dr. NR Icang Rahardian, SH., S.Ak., MH., M.Pd mengecam keras tindakan arogan dan ancaman pembunuhan...

Aksi di Depan Mapolda DIY Sempat Ricuh, 3 Mahasiswa Yang diamankan Diserahkan Ke Pihak Rektorat

Foto ilustrasi YOGYAKARTA – // www.RaiderNet.id // Aksi penyampaian aspirasi yang berlangsung di depan Mapolda DIY pada hari ini sempat berakhir ricuh dan diwarnai pengrusakan...

Sebut ‘Silakan ke Pengadilan’, Statement Panewu Nglipar Saat Audiensi BUMKal Menuai Kritik

GUNUNGKIDUL (DIY)_// www.RaiderNet.id // Gelombang tuntutan transparansi tata kelola keuangan desa kembali menguat di Kalurahan Natah, Kapanewon Nglipar. Pos Pengaduan Rakyat (Pos-Pera) bersama Forum...

TRENDING

Jaga Kamtibmas Selama Bulan Ramadan Humoriezt Siap Menjadi Garda Depan

YOGYAKARTA,– // www.RaiderNet.id // Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan sebagai ajang mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergitas antar elemen masyarakat melalui kegiatan Buka Puasa Bersama...

Ketua Umum IWO Indonesia Sampaikan Ucapan Selamat atas Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama KPK RI

JAKARTA - // RaiderNet.id // 20 Februari 2026 – Ketua Umum Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia memberikan apresiasi dan ucapan selamat atas dilantiknya sembilan...

Ketua Umum IWO Indonesia Mengecam Keras Tindakan Kepala Desa Tanjung Perada Dan Meminta APH Segera Tindak Tegas

JAKARTA – // RaiderNet.id // Ketua Umum IWO Indonesia, Dr. NR Icang Rahardian, SH., S.Ak., MH., M.Pd mengecam keras tindakan arogan dan ancaman pembunuhan...

Aksi di Depan Mapolda DIY Sempat Ricuh, 3 Mahasiswa Yang diamankan Diserahkan Ke Pihak Rektorat

Foto ilustrasi YOGYAKARTA – // www.RaiderNet.id // Aksi penyampaian aspirasi yang berlangsung di depan Mapolda DIY pada hari ini sempat berakhir ricuh dan diwarnai pengrusakan...

Sebut ‘Silakan ke Pengadilan’, Statement Panewu Nglipar Saat Audiensi BUMKal Menuai Kritik

GUNUNGKIDUL (DIY)_// www.RaiderNet.id // Gelombang tuntutan transparansi tata kelola keuangan desa kembali menguat di Kalurahan Natah, Kapanewon Nglipar. Pos Pengaduan Rakyat (Pos-Pera) bersama Forum...