GUNUNGKIDUL (DIY) – // www.RaiderNet.id // Seorang pemandu wisata di objek wisata Goa Pindul, Kabupaten Gunungkidul, meninggal dunia saat menjalankan tugas memandu wisatawan, Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Korban diketahui bernama Sdr. Parmin (42), warga Seropan RT 06 RW 18, Kalurahan Bejiharjo, Kapanewon Karangmojo, Gunungkidul. Korban merupakan pemandu wisata Goa Pindul dari Ngancar Wisata.
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula ketika korban masuk ke pintu Goa Pindul untuk memandu dua orang wisatawan. Saat rombongan mendekati pintu keluar Goa Pindul di aliran Sungai Banyumoto, kedua wisatawan melihat korban tampak lemas.
Melihat kondisi tersebut, kedua wisatawan berupaya mendorong korban hingga ke pintu keluar goa. Sesampainya di lokasi keluar, korban segera mendapat pertolongan dari sesama pemandu, yakni Eko Anderas Widianto (22), warga Gelaran 2 Bejiharjo, dan Aji Lukmana (25), warga Kedungkeris, Nglipar.
Korban kemudian dibawa ke kantor Sekretariat Ngancar Wisata. Petugas berencana merujuk korban ke RSUD Wonosari. Namun setelah dilakukan pengecekan denyut nadi dan pernapasan oleh tim di sekretariat, korban dinyatakan sudah tidak bernapas dan tidak ditemukan denyut nadi.
Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim medis dari Puskesmas Karangmojo 2 bersama pihak Polsek Karangmojo.
Hasil Pemeriksaan Medis
Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan oleh dr. Nury dari Puskesmas Karangmojo 2, diperoleh hasil sebagai berikut:
Belum ditemukan tanda kaku mayat
Pupil mata tidak bereaksi terhadap cahaya, diameter sekitar 5 milimeter
Tidak terdapat luka gigitan pada lidah
Tidak ditemukan cairan keluar dari kepala, hidung, mulut maupun telinga
Tidak ditemukan luka atau tanda penganiayaan di seluruh tubuh
Diperkirakan waktu kematian sekitar ± 2 jam sebelum pemeriksaan
Dokter menyimpulkan bahwa:
Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.
Tidak ada indikasi bunuh diri.
Korban meninggal dunia akibat serangan jantung.
Penyerahan kepada Keluarga
Setelah pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga oleh AKP Ngatimin (Kanit Sabhara Polsek Karangmojo), Aiptu Kuswandi (Bhabinkamtibmas Bejiharjo), serta dr. Nury dari Puskesmas Karangmojo 2.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan telah membuat surat pernyataan. Atas permintaan keluarga, korban dimakamkan di Padukuhan Seropan, Kalurahan Bejiharjo, Kapanewon Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul.
Peristiwa ini menjadi duka mendalam bagi keluarga, rekan pemandu, serta pelaku wisata di kawasan Goa Pindul.
(Red/BK)

