KLATEN – // www.RaiderNet.id //Ribuan simpatisan membanjiri kawasan Terminal Soekarno, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-5 Forum Komunikasi Jogja Raya (FKJR), Minggu (26/7/2026) malam. Perayaan yang berlangsung meriah ini menjadi momentum memperkuat soliditas organisasi sekaligus menegaskan komitmen FKJR dalam bidang sosial, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat.
Mengusung tema “Menjaga Solidaritas, Menguatkan Komunikasi Menuju FKJR Lebih Berkelas”, rangkaian acara diawali dengan sholawatan bersama Gus Yusuf Macul Langit. Ribuan jamaah yang memadati lokasi larut dalam lantunan shalawat yang menggema sepanjang malam, menciptakan suasana religius, khidmat, dan penuh kebersamaan.
Menariknya, peringatan Harlah ke-5 FKJR tahun ini bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Klaten ke-222. Momentum tersebut semakin menambah semarak perayaan sekaligus menjadi simbol sinergi antara organisasi kemasyarakatan dengan masyarakat dalam membangun nilai persaudaraan dan kepedulian sosial.
Tak hanya menghadirkan kegiatan keagamaan, FKJR juga menunjukkan kepedulian nyata melalui pembagian puluhan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Aksi sosial tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai menjadi bentuk nyata pengabdian organisasi kepada lingkungan sekitar.
Ketua Umum FKJR, Ir. Kusnanto, menegaskan bahwa sejak awal berdiri, FKJR dibangun dengan semangat pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, organisasi tidak hanya menjadi wadah komunikasi dan silaturahmi, tetapi juga berperan aktif dalam kegiatan sosial serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Visi dan misi FKJR adalah melaksanakan bakti sosial, bersinergi dengan TNI dan Polri dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat, sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan unit-unit usaha mikro,” ujar Kusnanto.
Memasuki usia lima tahun, FKJR terus memperluas jaringan dan memperkuat konsolidasi organisasi di berbagai wilayah. Hingga saat ini, FKJR telah memiliki tujuh koordinator wilayah (Korwil) yang tersebar di dua provinsi.
Lima Korwil berada di Daerah Istimewa Yogyakarta, meliputi Gunungkidul, Bantul, Kulon Progo, Sleman, dan Kota Yogyakarta. Sementara dua Korwil lainnya berada di Provinsi Jawa Tengah, yakni Kabupaten Klaten dan Kabupaten Magelang.
Menurut Kusnanto, perkembangan tersebut menjadi fondasi penting bagi FKJR untuk memperluas jangkauan program sosial, mempererat komunikasi lintas daerah, serta meningkatkan kontribusi organisasi dalam kegiatan kemasyarakatan, keagamaan, hingga pemberdayaan ekonomi warga.
Antusiasme ribuan simpatisan yang hadir menjadi bukti semakin kuatnya eksistensi FKJR di tengah masyarakat. Dengan mengusung semangat solidaritas, komunikasi, dan kolaborasi, FKJR optimistis mampu terus tumbuh menjadi organisasi yang semakin profesional, berkelas, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta maupun Jawa Tengah.
(Red/Tri)

