Selasa, September 22, 2026

Kasmanto Paparkan Visi-Misi: Bersama Wujudkan Kalitekuk Maju, Sejahtera dan Berbudaya

GUNUNGKIDUL – // www.RaiderNet.id // Calon Lurah Kalitekuk, Kapanewon Semin, Kabupaten Gunungkidul, Kasmanto, mulai memaparkan visi, misi, dan gagasan pembangunan yang ditawarkan kepada masyarakat dalam masa kampanye terbuka Pemilihan Lurah (Pilur) serentak, Senin (21/9/2026).

Di hadapan warga Kalitekuk, Kasmanto menegaskan bahwa pembangunan kalurahan tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan fisik. Menurutnya, kemajuan Kalitekuk harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, pelayanan publik, pelestarian budaya, transparansi pemerintahan, serta keterlibatan warga.

Mengusung slogan “Bersama Kita Wujudkan Kalitekuk yang Maju, Sejahtera dan Penuh Kebersamaan”, Kasmanto menawarkan konsep kepemimpinan yang menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam setiap proses pembangunan.

Ia menyampaikan visi untuk mewujudkan Kalurahan Kalitekuk yang mandiri, sejahtera, berbudaya, transparan dan berdaya saing.

Menurut Kasmanto, pemerintah kalurahan tidak boleh berjalan sendiri. Komunikasi antara pemerintah dan masyarakat harus dibangun secara terbuka agar setiap kebijakan dan program pembangunan benar-benar dapat menjawab kebutuhan warga.

“Kalitekuk adalah milik kita bersama. Karena itu, membangun Kalitekuk juga harus dilakukan bersama-sama. Pemerintah kalurahan harus hadir untuk melayani masyarakat, mendengarkan aspirasi, dan menjalankan pembangunan secara terbuka,” kata Kasmanto dalam kampanye terbuka.

Berita Lainnya  Labkesda Gunungkidul: Potensi Besar, Dukungan Minim

Melayani dengan Hati, Membangun dengan Kebersamaan

Salah satu gagasan yang diusung Kasmanto terangkum dalam semangat “Melayani dengan Hati, Membangun dengan Kebersamaan, Maju Berbudaya.”

Menurutnya, pelayanan kepada masyarakat menjadi salah satu fondasi penting pemerintahan kalurahan. Warga yang membutuhkan pelayanan harus mendapatkan akses yang mudah, sikap yang ramah, serta pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan.

“Saya ingin pelayanan kepada masyarakat dilakukan dengan hati. Artinya, masyarakat yang datang harus mendapatkan pelayanan yang baik, ramah, dan sesuai dengan kebutuhan. Dalam pembangunan, saya juga ingin kebersamaan menjadi kekuatan utama,” ujarnya.

Tak hanya soal pelayanan, Kasmanto juga menempatkan budaya sebagai bagian dari arah pembangunan Kalitekuk. Ia menilai kemajuan sebuah kalurahan tidak semata-mata diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari kemampuan masyarakat mempertahankan nilai budaya dan kehidupan sosial yang telah menjadi bagian dari identitas Kalitekuk.

Berita Lainnya  Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, S.H., M.H. Serukan Semangat Membangun, Mendidik, Memperjuangkan, Mengayomi dan Melindungi Rakyat

Transparansi dan Partisipasi Masyarakat

Kasmanto juga menyoroti pentingnya transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan kalurahan.

Menurutnya, masyarakat perlu mengetahui arah pembangunan, program yang dijalankan, serta bagaimana pemerintahan kalurahan mengelola berbagai potensi dan sumber daya yang dimiliki.

Transparansi tersebut, lanjut dia, sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk ikut melakukan pengawasan dan memberikan masukan terhadap jalannya pemerintahan.

“Kalurahan yang maju bukan hanya dilihat dari pembangunan fisiknya. Masyarakatnya juga harus sejahtera, budayanya tetap hidup, pemerintahannya transparan, dan memiliki daya saing. Semua itu membutuhkan kebersamaan dan partisipasi masyarakat,” katanya.

Kasmanto menyadari bahwa visi dan program yang ditawarkan tidak dapat diwujudkan hanya oleh seorang lurah. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah kalurahan, tokoh masyarakat, pemuda, kelompok perempuan, serta seluruh elemen warga.

Karena itu, semangat kebersamaan menjadi salah satu pesan utama yang disampaikan Kasmanto dalam kampanye terbukanya.

Berita Lainnya  Prof Dr Sutan Nasomal: Lantai Istana Semakin Licin oleh Liur Para Penjilat, Alergi terhadap Suara Rakyat

Beda Pilihan, Tetap Bersaudara

Di tengah tahapan Pilur, Kasmanto juga mengajak masyarakat menjadikan proses demokrasi sebagai momentum untuk menentukan arah kepemimpinan Kalitekuk secara tertib dan bermartabat.

Ia menegaskan bahwa perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, perbedaan tersebut tidak seharusnya memutus hubungan persaudaraan antarwarga.

“Pilihan boleh berbeda, tetapi persaudaraan harus tetap kita jaga. Siapa pun yang nantinya mendapatkan amanah dari masyarakat, yang paling penting adalah Kalitekuk harus tetap rukun dan bersama-sama membangun kalurahan,” tutur Kasmanto.

Dengan visi mandiri, sejahtera, berbudaya, transparan dan berdaya saing, Kasmanto menawarkan gagasan kepemimpinan yang menempatkan pelayanan masyarakat, keterbukaan pemerintahan, pelestarian budaya, serta kebersamaan sebagai bagian dari arah pembangunan Kalitekuk ke depan.

Bagi Kasmanto, Pilur bukan sekadar memilih seorang pemimpin, tetapi juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk bersama-sama menentukan masa depan Kalitekuk.

(Red)

BERITA TERATAS

Kunjungi Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN

Politik

Ironi Melikan: Mobil Tangki Bantuan Dijual Rp150 Juta, Kini Warga Kembali Hadapi Kekeringan

GUNUNGKIDUL - // www.RaiderNet.id // Di tengah krisis air bersih yang kembali melanda Kabupaten Gunungkidul, persoalan pengelolaan aset bantuan di Kalurahan Melikan, Kapanewon Rongkop,...

Tiga Bulan Dilaporkan, Dugaan Persetubuhan Anak di Bawah Umur di Yogyakarta Belum Berujung Kejelasan Hukum

YOGYAKARTA - // www.RaiderNet.id // Kasus dugaan persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang disebut hingga menyebabkan korban hamil menjadi perhatian keluarga korban. Tiga...

Viral di Medsos, Pedagang Keluhkan Dugaan Pungutan Saat Berjualan di Alkid Jogja

YOGYAKARTA - // www.RaiderNet.id // Sebuah video yang menampilkan keluhan seorang perempuan terkait aktivitas berjualan di kawasan Alun-Alun Kidul (Alkid) Yogyakarta beredar di media...

Mardi Nomor Urut 2 Siap Bertarung di Pilur Watusigar 2026, Bawa Semangat Pengabdian dan Keterbukaan

GUNUNGKIDUL - // www.RaiderNet.id // Kontestasi Pemilihan Lurah (Pilur) Watusigar, Kapanewon Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, mulai menarik perhatian. Salah satu tokoh masyarakat setempat, Mardi, menyatakan...

32 Tahun Jadi Pamong, Lasimin Bawa Pengalaman Panjang ke Bursa Calon Lurah Kalitekuk

GUNUNGKIDUL - // www.RaiderNet.id // Pengalaman selama 32 tahun mengabdi sebagai pamong kalurahan menjadi modal Lasimin untuk maju dalam kontestasi Pemilihan Lurah Kalitekuk, Kapanewon...

BERITA PILIHAN

Peristiwa

Ironi Melikan: Mobil Tangki Bantuan Dijual Rp150 Juta, Kini Warga Kembali Hadapi Kekeringan

GUNUNGKIDUL - // www.RaiderNet.id // Di tengah krisis air bersih yang kembali melanda Kabupaten Gunungkidul, persoalan pengelolaan aset bantuan di Kalurahan Melikan, Kapanewon Rongkop,...

Tiga Bulan Dilaporkan, Dugaan Persetubuhan Anak di Bawah Umur di Yogyakarta Belum Berujung Kejelasan Hukum

YOGYAKARTA - // www.RaiderNet.id // Kasus dugaan persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang disebut hingga menyebabkan korban hamil menjadi perhatian keluarga korban. Tiga...

Viral di Medsos, Pedagang Keluhkan Dugaan Pungutan Saat Berjualan di Alkid Jogja

YOGYAKARTA - // www.RaiderNet.id // Sebuah video yang menampilkan keluhan seorang perempuan terkait aktivitas berjualan di kawasan Alun-Alun Kidul (Alkid) Yogyakarta beredar di media...

Mardi Nomor Urut 2 Siap Bertarung di Pilur Watusigar 2026, Bawa Semangat Pengabdian dan Keterbukaan

GUNUNGKIDUL - // www.RaiderNet.id // Kontestasi Pemilihan Lurah (Pilur) Watusigar, Kapanewon Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, mulai menarik perhatian. Salah satu tokoh masyarakat setempat, Mardi, menyatakan...

32 Tahun Jadi Pamong, Lasimin Bawa Pengalaman Panjang ke Bursa Calon Lurah Kalitekuk

GUNUNGKIDUL - // www.RaiderNet.id // Pengalaman selama 32 tahun mengabdi sebagai pamong kalurahan menjadi modal Lasimin untuk maju dalam kontestasi Pemilihan Lurah Kalitekuk, Kapanewon...

TRENDING

Ironi Melikan: Mobil Tangki Bantuan Dijual Rp150 Juta, Kini Warga Kembali Hadapi Kekeringan

GUNUNGKIDUL - // www.RaiderNet.id // Di tengah krisis air bersih yang kembali melanda Kabupaten Gunungkidul, persoalan pengelolaan aset bantuan di Kalurahan Melikan, Kapanewon Rongkop,...

Tiga Bulan Dilaporkan, Dugaan Persetubuhan Anak di Bawah Umur di Yogyakarta Belum Berujung Kejelasan Hukum

YOGYAKARTA - // www.RaiderNet.id // Kasus dugaan persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang disebut hingga menyebabkan korban hamil menjadi perhatian keluarga korban. Tiga...

Viral di Medsos, Pedagang Keluhkan Dugaan Pungutan Saat Berjualan di Alkid Jogja

YOGYAKARTA - // www.RaiderNet.id // Sebuah video yang menampilkan keluhan seorang perempuan terkait aktivitas berjualan di kawasan Alun-Alun Kidul (Alkid) Yogyakarta beredar di media...

Mardi Nomor Urut 2 Siap Bertarung di Pilur Watusigar 2026, Bawa Semangat Pengabdian dan Keterbukaan

GUNUNGKIDUL - // www.RaiderNet.id // Kontestasi Pemilihan Lurah (Pilur) Watusigar, Kapanewon Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, mulai menarik perhatian. Salah satu tokoh masyarakat setempat, Mardi, menyatakan...

32 Tahun Jadi Pamong, Lasimin Bawa Pengalaman Panjang ke Bursa Calon Lurah Kalitekuk

GUNUNGKIDUL - // www.RaiderNet.id // Pengalaman selama 32 tahun mengabdi sebagai pamong kalurahan menjadi modal Lasimin untuk maju dalam kontestasi Pemilihan Lurah Kalitekuk, Kapanewon...