GUNUNGKIDUL – //www.RaiderNet
.id // Kepedulian terhadap warga yang tengah menghadapi kesulitan air bersih kembali ditunjukkan Paguyuban Jogjess. Kelompok yang beranggotakan para sopir truk lintas luar kota tersebut turun langsung menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Aksi sosial itu dilaksanakan pada Senin (28/9/2026) dengan melibatkan anggota Paguyuban Jogjess dari wilayah Bantul dan Gunungkidul. Mereka bersama-sama mendistribusikan air bersih ke sejumlah wilayah yang terdampak kekeringan dan mengalami keterbatasan sumber air.
Tak tanggung-tanggung, sebanyak 21 tangki air bersih disalurkan kepada masyarakat. Bantuan tersebut didistribusikan ke sejumlah wilayah, di antaranya Kapanewon Gedangsari, Ngawen, dan Purwosari.
Penyaluran bantuan tidak berhenti sampai di tiga wilayah tersebut. Paguyuban Jogjess berencana melanjutkan aksi sosial serupa pada Selasa (29/9/2026) ke wilayah Rongkop dan Semanu.
Kegiatan kemanusiaan tersebut berjalan dengan lancar dan aman. Proses pendistribusian air bersih juga mendapat dukungan serta pengawalan dari jajaran Polsek setempat, sehingga mobilisasi armada tangki menuju lokasi penerima bantuan dapat berlangsung tertib.
Ketua Paguyuban Jogjess, Supriyanta, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus semangat kebersamaan para anggota terhadap masyarakat yang sedang membutuhkan air bersih.
Menurutnya, profesi sebagai sopir truk tidak menjadi penghalang bagi para anggota untuk ikut berkontribusi membantu masyarakat. Justru melalui kebersamaan tersebut, Paguyuban Jogjess berupaya hadir ketika warga membutuhkan.
Sementara itu, Bendahara Paguyuban Jogjess, Sunu Suryanto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Polsek setempat yang telah membantu pengawalan serta mendukung kelancaran kegiatan.
“Terima kasih kepada jajaran Polsek setempat yang telah membantu pengawalan dan mendukung kegiatan ini sehingga dapat berjalan dengan lancar dan aman. Semoga bantuan yang kami salurkan dapat bermanfaat dan sedikit meringankan kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, terutama masyarakat di wilayah yang masih mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat kondisi kekeringan.
Aksi Paguyuban Jogjess ini sekaligus menjadi gambaran bahwa kepedulian sosial dapat tumbuh dari berbagai kalangan. Para sopir truk yang sehari-hari beraktivitas melintasi berbagai daerah memilih menyisihkan kepedulian mereka untuk membantu warga yang membutuhkan.
Dengan semangat gotong royong, Paguyuban Jogjess berharap kegiatan sosial tersebut tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, tetapi juga mempererat rasa kebersamaan antara komunitas dan warga Gunungkidul.
(Red)

