Sabtu, Oktober 17, 2026

KPK Bongkar Dugaan Aliran Uang Rp4,3 Miliar ke Bupati Klaten Hamenang, Fee Proyek hingga Setoran Rutin Disorot

KLATEN, JAWA TENGAH – // RaiderNet.id // Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap sederet dugaan aliran uang yang menyeret nama Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo (HWI). Nilainya mencapai lebih dari Rp4,3 miliar, dengan sumber yang diduga berasal dari fee kontraktor proyek pemerintah, pemberian paguyuban tambang, setoran rutin sejumlah instansi daerah, hingga potongan upah pungut.

Pengungkapan tersebut membuka perhatian terhadap dugaan aliran dana yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan Kabupaten Klaten. KPK kini mendalami asal-usul uang, mekanisme penyerahan, serta pihak-pihak yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, membeberkan rincian dugaan penerimaan itu dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jumat (16/10/2026).

Menurut KPK, dugaan penerimaan berlangsung sejak Hamenang menjabat sebagai Bupati Klaten, dengan beberapa sumber uang yang kini menjadi bagian dari penyidikan.

“Sejak menjabat sebagai Bupati Klaten, HWI diduga menerima fee dari sejumlah penyedia/kontraktor atas pengadaan di Kabupaten Klaten, lebih dari Rp2 miliar,” kata Achmad Taufik Husein.

Salah satu poin yang disorot KPK adalah dugaan penerimaan fee dari sejumlah kontraktor yang terlibat dalam pengadaan di Kabupaten Klaten. Nilainya disebut mencapai lebih dari Rp2 miliar.

Selain itu, penyidik mengungkap dugaan aliran uang sebesar Rp1,90 miliar dari pihak berinisial MAW melalui RZI. Menurut keterangan KPK, uang tersebut diduga digunakan untuk berbagai kepentingan pribadi, termasuk membayar utang Pilkada dan memenuhi kebutuhan operasional.

Berita Lainnya  GEMPAR! BUPATI KLATEN TERJARING OTT KPK, DUGAAN SUAP PROYEK DAN AUDIT BPK JADI SOROTAN

“Dari MAW melalui RZI sebesar Rp1,90 miliar yang digunakan untuk keperluan pribadi, di antaranya pembayaran utang Pilkada dan kebutuhan operasional,” ungkap Achmad.

Dugaan aliran dana tersebut menjadi salah satu bagian penting yang didalami penyidik untuk mengurai hubungan antara sumber uang, perantara, dan penggunaan dana.

KPK juga mengungkap dugaan penerimaan uang sebesar Rp245 juta dari Paguyuban Tambang pada 2026. Paguyuban tersebut disebut diketuai oleh pihak swasta berinisial LEG.

Dalam keterangannya, KPK menyebut penyerahan uang dilakukan melalui Hanaku Agni, yang disebut sebagai adik Hamenang.

“Pada tahun 2026, HWI juga diduga menerima uang sebesar Rp245 juta dari Paguyuban Tambang yang diketuai oleh Sdr. LEG selaku pihak swasta,” kata Achmad.

Menurut KPK, uang tersebut diduga digunakan untuk membiayai sejumlah kegiatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten.

Penyidik masih menelusuri lebih jauh tujuan pemberian uang, proses penyerahannya, serta pihak-pihak yang terkait dengan dugaan transaksi tersebut.

Sorotan berikutnya tertuju pada dugaan setoran rutin dari berbagai unsur pemerintahan daerah. KPK menyebut Hamenang diduga menerima setoran dengan nilai sekurang-kurangnya Rp1,8 miliar sejak 2025 hingga saat pengungkapan perkara.

Berita Lainnya  TRINUSA Desak Evaluasi Menyeluruh, Beton Retak hingga Penggunaan Material Dipertanyakan

Sumber setoran itu disebut berasal dari badan layanan umum daerah (BLUD), badan usaha milik daerah (BUMD), hingga organisasi perangkat daerah (OPD).

“Sejak menjabat sebagai Bupati Klaten, HWI juga diduga mendapat ‘setoran rutin’ dengan total sekurang-kurangnya Rp1,8 miliar (sejak 2025-sekarang), dari BLUD, BUMD, hingga OPD,” ungkap Achmad.

Dugaan setoran dari berbagai unsur tersebut menjadi perhatian karena berkaitan dengan lingkungan penyelenggaraan pemerintahan daerah. KPK perlu mengungkap bagaimana mekanisme pemberian uang itu berlangsung, siapa yang mengumpulkan atau menyerahkan dana, serta apakah terdapat penyalahgunaan kewenangan dalam prosesnya.

Selain dugaan fee proyek dan setoran rutin, KPK turut menelusuri dugaan penerimaan uang yang bersumber dari potongan upah pungut (UP) selama periode 2025–2026.

Menurut keterangan penyidik, uang tersebut diduga berasal dari setoran pejabat dan pegawai di lingkungan Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Klaten.

“Pada periode 2025–2026, HWI juga diduga menerima uang potongan UP yang berasal dari ‘setoran’ pejabat dan pegawai di lingkup BPKPAD Kabupaten Klaten sekurang-kurangnya sebesar Rp280 juta,” demikian keterangan KPK.

Upah pungut berkaitan dengan imbalan atas kegiatan pemungutan pendapatan daerah sesuai ketentuan yang berlaku. Dalam perkara ini, penyidik menduga terdapat potongan yang disetorkan kepada Hamenang.

Berita Lainnya  Hasil Tangkapan Nelayan Baron Langsung Diserap Pedagang Luar, Warga Minta Sistem Distribusi Lebih Adil

Dugaan tersebut masih menjadi bagian dari proses penyidikan untuk memastikan bagaimana dana dikumpulkan, siapa saja yang terlibat, dan apakah mekanismenya bertentangan dengan ketentuan hukum.

Rangkaian dugaan penerimaan yang diungkap KPK tersebut menempatkan sumber dana, jalur penyerahan, serta penggunaan uang sebagai aspek penting dalam pengusutan perkara.

Penyidik masih perlu mengurai hubungan antara dugaan fee kontraktor, aliran uang melalui perantara, pemberian dari paguyuban tambang, setoran rutin instansi daerah, dan potongan upah pungut. Rincian masing-masing sumber juga perlu dicermati agar tidak terjadi penghitungan ganda ketika menjumlahkan nilai penerimaan yang diungkap.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut dugaan aliran uang yang bersumber dari pihak swasta maupun unsur pemerintahan daerah. Transparansi proses hukum dan pengungkapan fakta berdasarkan alat bukti menjadi penting untuk menjawab berbagai pertanyaan yang muncul di tengah masyarakat.

Meski demikian, seluruh penerimaan tersebut masih berstatus dugaan sebagaimana disampaikan KPK. Pembuktian mengenai peran masing-masing pihak dan unsur tindak pidana harus mengikuti proses hukum yang berlaku.

Masyarakat kini menanti perkembangan penyidikan KPK untuk mengetahui secara lebih terang bagaimana dugaan aliran uang tersebut terjadi, siapa saja yang bertanggung jawab, serta bagaimana perkara ini akan diproses lebih lanjut.

 

(Red)

BERITA TERATAS

Kunjungi Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN

Politik

Kapolres Gunungkidul Pimpin Sertijab Lima Pejabat, Sejumlah Kapolsek Berganti Posisi

GUNUNGKIDUL - // www.RaiderNet.id // Polres Gunungkidul melakukan rotasi jabatan terhadap lima pejabat utama dan kapolsek jajaran. Pergeseran tersebut menjadi bagian dari penyegaran organisasi...

Joko Parwoto Tak Hadiri Empat Agenda Hari Jadi Gunungkidul, Mantan Ketua DPRD Buka Suara soal Dugaan Disharmoni

GUNUNGKIDUL - // www.RaiderNet.id // Ketidakhadiran Wakil Bupati Gunungkidul Joko Parwoto dalam empat agenda peringatan Hari Jadi ke-196 Kabupaten Gunungkidul memunculkan sorotan terhadap hubungan...

Bukan Semata Urusan Absen, Wabup Gunungkidul Soroti Koordinasi dan Pembagian Kewenangan

GUNUNGKDUL - // www RaiderNet.id // Wakil Bupati Gunungkidul Joko Parwoto, S.E., M.M., menyampaikan klarifikasi terkait ketidakhadirannya dalam sejumlah kegiatan resmi Pemerintah Kabupaten Gunungkidul,...

GEMPAR! BUPATI KLATEN TERJARING OTT KPK, DUGAAN SUAP PROYEK DAN AUDIT BPK JADI SOROTAN

KLATEN - // www.RaiderNet .id // Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengguncang pemerintahan daerah. Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, terjaring operasi tangkap tangan (OTT)...

TRINUSA Desak Evaluasi Menyeluruh, Beton Retak hingga Penggunaan Material Dipertanyakan

KULON PROGO - // www.RaiderNet.id // Kualitas pekerjaan rekonstruksi Jalan Cerme–Demangan di Kabupaten Kulon Progo menjadi sorotan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Triga Nusantara Indonesia...

BERITA PILIHAN

Peristiwa

Kapolres Gunungkidul Pimpin Sertijab Lima Pejabat, Sejumlah Kapolsek Berganti Posisi

GUNUNGKIDUL - // www.RaiderNet.id // Polres Gunungkidul melakukan rotasi jabatan terhadap lima pejabat utama dan kapolsek jajaran. Pergeseran tersebut menjadi bagian dari penyegaran organisasi...

Joko Parwoto Tak Hadiri Empat Agenda Hari Jadi Gunungkidul, Mantan Ketua DPRD Buka Suara soal Dugaan Disharmoni

GUNUNGKIDUL - // www.RaiderNet.id // Ketidakhadiran Wakil Bupati Gunungkidul Joko Parwoto dalam empat agenda peringatan Hari Jadi ke-196 Kabupaten Gunungkidul memunculkan sorotan terhadap hubungan...

Bukan Semata Urusan Absen, Wabup Gunungkidul Soroti Koordinasi dan Pembagian Kewenangan

GUNUNGKDUL - // www RaiderNet.id // Wakil Bupati Gunungkidul Joko Parwoto, S.E., M.M., menyampaikan klarifikasi terkait ketidakhadirannya dalam sejumlah kegiatan resmi Pemerintah Kabupaten Gunungkidul,...

GEMPAR! BUPATI KLATEN TERJARING OTT KPK, DUGAAN SUAP PROYEK DAN AUDIT BPK JADI SOROTAN

KLATEN - // www.RaiderNet .id // Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengguncang pemerintahan daerah. Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, terjaring operasi tangkap tangan (OTT)...

TRINUSA Desak Evaluasi Menyeluruh, Beton Retak hingga Penggunaan Material Dipertanyakan

KULON PROGO - // www.RaiderNet.id // Kualitas pekerjaan rekonstruksi Jalan Cerme–Demangan di Kabupaten Kulon Progo menjadi sorotan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Triga Nusantara Indonesia...

TRENDING

Kapolres Gunungkidul Pimpin Sertijab Lima Pejabat, Sejumlah Kapolsek Berganti Posisi

GUNUNGKIDUL - // www.RaiderNet.id // Polres Gunungkidul melakukan rotasi jabatan terhadap lima pejabat utama dan kapolsek jajaran. Pergeseran tersebut menjadi bagian dari penyegaran organisasi...

Joko Parwoto Tak Hadiri Empat Agenda Hari Jadi Gunungkidul, Mantan Ketua DPRD Buka Suara soal Dugaan Disharmoni

GUNUNGKIDUL - // www.RaiderNet.id // Ketidakhadiran Wakil Bupati Gunungkidul Joko Parwoto dalam empat agenda peringatan Hari Jadi ke-196 Kabupaten Gunungkidul memunculkan sorotan terhadap hubungan...

Bukan Semata Urusan Absen, Wabup Gunungkidul Soroti Koordinasi dan Pembagian Kewenangan

GUNUNGKDUL - // www RaiderNet.id // Wakil Bupati Gunungkidul Joko Parwoto, S.E., M.M., menyampaikan klarifikasi terkait ketidakhadirannya dalam sejumlah kegiatan resmi Pemerintah Kabupaten Gunungkidul,...

GEMPAR! BUPATI KLATEN TERJARING OTT KPK, DUGAAN SUAP PROYEK DAN AUDIT BPK JADI SOROTAN

KLATEN - // www.RaiderNet .id // Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengguncang pemerintahan daerah. Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, terjaring operasi tangkap tangan (OTT)...

TRINUSA Desak Evaluasi Menyeluruh, Beton Retak hingga Penggunaan Material Dipertanyakan

KULON PROGO - // www.RaiderNet.id // Kualitas pekerjaan rekonstruksi Jalan Cerme–Demangan di Kabupaten Kulon Progo menjadi sorotan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Triga Nusantara Indonesia...