Selasa, September 8, 2026

Di Tengah Beban Kemiskinan, Sutan Nasomal Soroti Maraknya Usulan Kenaikan Anggaran Kementerian dan Lembaga

JAKARTA, – // www.RaiderNet.id // Minggu 6 September 2026 — Di tengah kondisi masyarakat yang masih menghadapi tingginya kebutuhan hidup dan sulitnya memperoleh pekerjaan, sejumlah kementerian dan lembaga negara justru mengajukan tambahan anggaran. Kondisi tersebut mendapat sorotan tajam dari Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H.

Sutan Nasomal menilai pemerintah seharusnya lebih memprioritaskan anggaran untuk program yang secara langsung memberikan manfaat kepada masyarakat, terutama penciptaan lapangan kerja, penguatan sektor pertanian, pengairan, pelatihan keterampilan, serta pengendalian harga kebutuhan pokok.

Menurutnya, kondisi masyarakat saat ini masih jauh dari kata sejahtera. Petani menghadapi berbagai persoalan, mulai dari kondisi cuaca ekstrem hingga kesulitan air. Di sisi lain, angka pengangguran dinilai masih menjadi persoalan, termasuk di kalangan lulusan perguruan tinggi.

“Sangat disayangkan ketika masyarakat masih banyak yang kesulitan memenuhi kebutuhan hidup dan mencari pekerjaan, justru berbagai kementerian dan lembaga mengajukan tambahan anggaran,” ujar Sutan Nasomal saat memberikan pernyataan kepada sejumlah pimpinan redaksi media, melalui sambungan telepon seluler, Minggu (6/9/2026).

Berita Lainnya  Dugaan Potongan Jaspel RSUD Wonosari Capai Rp10,3 Miliar, Setahun Lebih Penyelidikan Kejaksaan Dipertanyakan

Ia meminta Presiden RI Prabowo Subianto agar lebih selektif dalam menyetujui usulan tambahan anggaran kementerian dan lembaga. Menurutnya, anggaran negara seharusnya diarahkan pada program yang memiliki dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Lebih baik anggaran tersebut digunakan untuk pelatihan kerja, pembangunan dan perbaikan sistem pengairan pertanian, perkebunan, serta program lain yang bisa membuka lapangan usaha dan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” katanya.

Soroti Besarnya Usulan Tambahan Anggaran

Sutan juga menyoroti sejumlah kementerian dan lembaga yang disebut mengajukan tambahan anggaran. Berdasarkan data yang disampaikannya, antara lain:

Kemendikdasmen: pagu anggaran Rp61,10 triliun, dengan usulan tambahan Rp157,76 triliun.
Mahkamah Agung: pagu Rp19,34 triliun, usulan tambahan Rp7,9 triliun.
Komisi Yudisial: pagu Rp201,09 miliar, usulan tambahan Rp31,3 miliar.
Komisi Pemilihan Umum: pagu Rp4,68 triliun, usulan tambahan Rp78,3 miliar.
KPK: pagu Rp1,4 triliun, usulan tambahan Rp774,3 miliar.
BNN: pagu Rp1,4 triliun, usulan tambahan Rp5,05 triliun.
Komnas HAM: pagu Rp94,23 miliar, usulan tambahan Rp99,3 miliar.
Komnas Perempuan: pagu Rp39,30 miliar, usulan tambahan Rp14,9 miliar.
Kementerian Hukum: pagu Rp3,4 triliun, usulan tambahan Rp837,18 miliar.
Kementerian Kehutanan: pagu Rp8,69 triliun, usulan tambahan Rp4,68 triliun.
Basarnas: pagu Rp1,56 triliun, usulan tambahan Rp2,16 triliun.
BMKG: pagu Rp2,52 triliun, sementara kebutuhan anggaran disebut mencapai Rp4,64 triliun sehingga terdapat kebutuhan tambahan sekitar Rp2,12 triliun.

Berita Lainnya  Sriyanto Naik Jabatan, Dari Dukuh Pampang Kini Dipercaya Jadi Kaur Danarta Karangwuni

Menurut Sutan, daftar tersebut berpotensi bertambah apabila kementerian dan lembaga lain juga mengajukan tambahan anggaran.

Ia mengingatkan agar peningkatan belanja negara tetap memperhatikan kemampuan keuangan negara dan kondisi ekonomi masyarakat. Jangan sampai, kata dia, kebijakan tersebut justru menambah beban negara atau berujung pada kebijakan yang membebani masyarakat.

Anggaran Negara Harus Berdampak ke Rakyat

Sutan menegaskan, pemerintah dan seluruh lembaga negara memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap rupiah anggaran memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia berharap pemerintah tidak hanya berorientasi pada penambahan program dan proyek, tetapi juga memastikan adanya lapangan kerja dan ruang usaha bagi masyarakat.

Berita Lainnya  FKJR GUNUNG KIDUL KOLABORASI DENGAN POLSEK PALIYAN SALURKAN BANTUAN AIR BERSIH UNTUK WARGA TERDAMPAK KEKERINGAN

“Harapan masyarakat adalah para elite dan pemimpin negara mampu mengurangi kemiskinan, membuka lapangan pekerjaan, dan menciptakan kehidupan yang lebih sejahtera. Bukan justru membuat kebijakan yang semakin membebani rakyat,” tegasnya.

Ia juga mempertanyakan efektivitas penggunaan anggaran apabila peningkatan anggaran tidak diikuti dengan perbaikan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.

“Pertanyaannya, apakah kebijakan seperti ini benar-benar berpihak kepada rakyat?” ujar Sutan.

Menurutnya, pemerintah perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap setiap usulan tambahan anggaran dengan mempertimbangkan urgensi, efektivitas, transparansi, serta dampaknya terhadap masyarakat.

“Rakyat membutuhkan bukti bahwa anggaran negara kembali kepada rakyat dalam bentuk lapangan pekerjaan, pendidikan, kesehatan, pertanian, infrastruktur, dan kebutuhan dasar yang terjangkau,” pungkasnya.

(Red)

BERITA TERATAS

Kunjungi Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN

Politik

Prof Sutan Nasomal Desak Hukuman Berat bagi Bandar Narkoba: “Jangan Ada Toleransi”

JAKARTA, - // www.RaiderNet.id.// 4 September 2026 — Pakar hukum internasional dan ekonom Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, S.H., M.H., mendesak pemerintah dan aparat...

Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, S.H., M.H. Serukan Semangat Membangun, Mendidik, Memperjuangkan, Mengayomi dan Melindungi Rakyat

JAKARTA - // www.RaiderNet.id // Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, S.H., M.H. menyerukan pentingnya semangat perjuangan yang berorientasi pada kepentingan dan kesejahteraan rakyat melalui...

Sriyanto Naik Jabatan, Dari Dukuh Pampang Kini Dipercaya Jadi Kaur Danarta Karangwuni

GUNUNGKIDUL - // www RaiderNet.id // Perubahan posisi terjadi di jajaran Pemerintah Kalurahan Karangwuni, Kapanewon Rongkop, Kabupaten Gunungkidul. Sriyanto, yang selama sekitar lima tahun...

Dugaan Potongan Jaspel RSUD Wonosari Capai Rp10,3 Miliar, Setahun Lebih Penyelidikan Kejaksaan Dipertanyakan

GUNUNGKIDUL – // www.RaiderNet.id // Dugaan pemotongan jasa pelayanan (jaspel) tenaga kesehatan di RSUD Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, kembali mencuat. Nilainya disebut mencapai sekitar Rp10,3...

PAD Naik Rp21,54 Miliar, Pendapatan Gunungkidul Justru Turun Rp50,65 Miliar

GNUNGKIDUL - // www.RaiderNet.id// Pendapatan daerah dalam rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Kabupaten Gunungkidul 2026 turun sekitar...

BERITA PILIHAN

Peristiwa

Prof Sutan Nasomal Desak Hukuman Berat bagi Bandar Narkoba: “Jangan Ada Toleransi”

JAKARTA, - // www.RaiderNet.id.// 4 September 2026 — Pakar hukum internasional dan ekonom Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, S.H., M.H., mendesak pemerintah dan aparat...

Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, S.H., M.H. Serukan Semangat Membangun, Mendidik, Memperjuangkan, Mengayomi dan Melindungi Rakyat

JAKARTA - // www.RaiderNet.id // Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, S.H., M.H. menyerukan pentingnya semangat perjuangan yang berorientasi pada kepentingan dan kesejahteraan rakyat melalui...

Sriyanto Naik Jabatan, Dari Dukuh Pampang Kini Dipercaya Jadi Kaur Danarta Karangwuni

GUNUNGKIDUL - // www RaiderNet.id // Perubahan posisi terjadi di jajaran Pemerintah Kalurahan Karangwuni, Kapanewon Rongkop, Kabupaten Gunungkidul. Sriyanto, yang selama sekitar lima tahun...

Dugaan Potongan Jaspel RSUD Wonosari Capai Rp10,3 Miliar, Setahun Lebih Penyelidikan Kejaksaan Dipertanyakan

GUNUNGKIDUL – // www.RaiderNet.id // Dugaan pemotongan jasa pelayanan (jaspel) tenaga kesehatan di RSUD Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, kembali mencuat. Nilainya disebut mencapai sekitar Rp10,3...

PAD Naik Rp21,54 Miliar, Pendapatan Gunungkidul Justru Turun Rp50,65 Miliar

GNUNGKIDUL - // www.RaiderNet.id// Pendapatan daerah dalam rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Kabupaten Gunungkidul 2026 turun sekitar...

TRENDING

Prof Sutan Nasomal Desak Hukuman Berat bagi Bandar Narkoba: “Jangan Ada Toleransi”

JAKARTA, - // www.RaiderNet.id.// 4 September 2026 — Pakar hukum internasional dan ekonom Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, S.H., M.H., mendesak pemerintah dan aparat...

Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, S.H., M.H. Serukan Semangat Membangun, Mendidik, Memperjuangkan, Mengayomi dan Melindungi Rakyat

JAKARTA - // www.RaiderNet.id // Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, S.H., M.H. menyerukan pentingnya semangat perjuangan yang berorientasi pada kepentingan dan kesejahteraan rakyat melalui...

Sriyanto Naik Jabatan, Dari Dukuh Pampang Kini Dipercaya Jadi Kaur Danarta Karangwuni

GUNUNGKIDUL - // www RaiderNet.id // Perubahan posisi terjadi di jajaran Pemerintah Kalurahan Karangwuni, Kapanewon Rongkop, Kabupaten Gunungkidul. Sriyanto, yang selama sekitar lima tahun...

Dugaan Potongan Jaspel RSUD Wonosari Capai Rp10,3 Miliar, Setahun Lebih Penyelidikan Kejaksaan Dipertanyakan

GUNUNGKIDUL – // www.RaiderNet.id // Dugaan pemotongan jasa pelayanan (jaspel) tenaga kesehatan di RSUD Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, kembali mencuat. Nilainya disebut mencapai sekitar Rp10,3...

PAD Naik Rp21,54 Miliar, Pendapatan Gunungkidul Justru Turun Rp50,65 Miliar

GNUNGKIDUL - // www.RaiderNet.id// Pendapatan daerah dalam rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Kabupaten Gunungkidul 2026 turun sekitar...