Kamis, Agustus 13, 2026

Prof Dr Sutan Nasomal SH MH Kasus Kades Demo Ke Istana Bukti Para Menteri Harus Dievaluasi Atau Pecat Saja

JalAKARTA – // www.RaiderNet.id // Dipenuhinya keinginan para kades setelah demi bukan satu masalah atau peristiwa saja. Mosok sih peraturan memberatkan rakyat menyulitkan aparat desa seperti dialami para kades demo apakah pamungkas penyelesaian masalah di Indonesia Saya yakin tidak demikian di kepemimpinan yth pak Prabowo Subianto “, ujar Prof Dr Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional dan Ekonom Nadional menanggapi materi pertanyaan para pemimpin Redaksi Media Cetak Onlen di kantornya Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka di Jakarta 11/12/2025

Prof Dr Sutan Nasomal Minta Agar Mentri Tidak Mempersulit Kepala Desa dalam mendukung Program dari Presiden RI membangun semua desa ass Indonesia.

Aksi damai ribuan kepala desa dan perangkat desa dari seluruh Indonesia yang digelar Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) di kawasan Istana Negara dan Monas, Jakarta Pusat, Senin (8/12/2025), adalah bukti kekecewaan para kepala desa dengan adanya Permen Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2025

Prof Dr KH Sutan Nasomal sangat sepakat para kepala desa mau melakukan upaya kritik dan demo agar para kementrian tidak melakukan keputusan yang asal jadi tampa adanya evaluasi dan menelusuri sampai kebawah dampak keputusan asal jadi. Aksi Demo walaupun membuahkan hasil gemilang hanya dalam hitungan jam dan di sambut dengan pencabutan permen. Tetapi tidak akan bisa mencabut rekam jejak yang sebenarnya adalah kehadiran demo ribuan para kepala desa adalah memberikan aspirasi rasa kecewa besar kepada kementrian desa dan para pihak yang terkait.

Berita Lainnya  Buron Kasus Pencurian di Gedangsari Akhirnya Dibekuk Polisi, Sempat Terlacak hingga Semarang

Sepontan Pemerintah secara resmi menyetujui seluruh tuntutan utama para kepala desa. Melalui Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, M.Si., Ph.D, Presiden RI menyampaikan tiga keputusan penting, yakni:

Dana Desa (DD) Tahap II Tahun 2025 akan cair 100% paling lambat pada 19 Desember 2025

Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2025 dan pengembalian ke regulasi sebelumnya.

Segera diterbitkannya Peraturan Pemerintah (PP) turunan dari Undang-Undang Desa Nomor 3 Tahun 2024.

Ribuan Kepala Desa meninggalkan desanya menuju Monas Jakarta dengan biaya sendiri sendiri dan cukup besar adalah pengorbanan yang luar biasa. Maka sesungguhnya suara mereka para Kepala Desa meminta kepada Kementrian Desa agar tidak melakukan memberlakukan peraturan yang mempersulit. Sudah besar kesulitan yang dihadapi para kepala desa di lapangan.

Berita Lainnya  Kemarau Mencekik, On The Rock Salurkan 100 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul

Ribuan peserta aksi yang datang dari berbagai provinsi seperti Riau, Sumatera Selatan, Banten, Lampung, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, dan daerah lain berkumpul sejak pagi di kawasan Patung Kuda–Istana Negara–Monas.

Bila Para Mentri bermalas malas untuk turun langsung ke kelapangan melihat kondisi Masyarakat di pedesaan. Maka jangan tambah mempersulit para kepala desa.

Aksi Demo berlangsung damai dan tertib di bawah koordinasi DPP Apdesi yang diketuai Surta Wijaya.

Prof Dr KH Sutan Nasomal SH,MH mengucapkan terimakasih dengan respons pemerintah pun terbilang cepat. Pada sore harinya, Wamen Setneg Suardi menemui perwakilan Apdesi dan menyampaikan keputusan langsung dari Presiden.

Sebagai informasi, PMK Nomor 81 Tahun 2025 yang terbit pada 19 November lalu sebelumnya menghentikan pencairan Dana Desa Tahap II dan mengalihkan sebagian anggaran ke program di luar kewenangan desa. Kebijakan itu sempat memicu kekhawatiran karena ribuan proyek pembangunan dan operasional di lebih dari 75.000 desa terancam terhenti.

Dengan dicabutnya PMK tersebut dan dipastikannya pencairan penuh Dana Desa, para kepala desa menyebut ini sebagai kemenangan besar bagi desa dan masyarakat pedesaan Indonesia.

Berita Lainnya  PT. ASTER LINK INDONESIA PERKENALKAN MESIN EDC DI YOGYAKARTA: SOLUSI TRANSAKSI KEUANGAN SATU ATAP UNTUK UMKM DAN MASYARAKAT

Prof Dr KH. Sutan Nasomal menyampaikan kepada media bahwa Dana Desa harusnya ditambahkan lagi 20% karena anggaran saat ini karena masih banyak pekerjaan pembangunan di pedesaan yang tertunda karena tidak cukupnya anggaran tersebut. Sehingga masih banyak jalan pedesaan yang masih tanah dan terlalu jauhnya peningkatan kemajuan desa sesuai amanat undang undang dasar 1945.

Ketua Umum DPP Apdesi, Surta Wijaya, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden dan seluruh jajaran pemerintah yang mendengar aspirasi desa. Kemenangan ini untuk 75.000 lebih desa dan ratusan juta warga desa Indonesia,” ujarnya.

Aksi damai Apdesi ini sekaligus menjadi bukti bahwa suara desa tetap didengar di pusat, selama disampaikan secara tertib, terorganisasi, dan mengedepankan dialog

Narasumber : Prof Dr KH Sutan Nasomal SH,MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom Nasional Presiden Partai Oposisi Merdeka Jenderal Kompii Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS KETUM YAYASAN BRIGIP .

(Red)

BERITA TERATAS

Kunjungi Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN

Politik

Kemarau Mencekik, On The Rock Salurkan 100 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul

GUNUNGKIDUL — // www.Raider net.id // Di tengah ancaman kekeringan yang kembali menghantui sejumlah wilayah Gunungkidul, kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat diwujudkan melalui aksi...

Dugaan Fee Miliaran di Balik Kerja Sama Laboratorium Prolanis Gunungkidul, Puluhan Saksi Disebut Telah Diperiksa

‎GUNUNGKIDUL - // www.RaiderNet.id // Pertanyaan tentang sistem kerja sama pemeriksaan laboratorium dalam Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di sejumlah puskesmas Gunungkidul belum menemukan...

Prof. Sutan Nasomal Harapkan Presiden Prabowo Perintahkan Kemenlu dan Kemenaker Perjuangkan Kepulangan TKW asal Tangerang dari Libya

TANGERANG, BANTEN - // www.RaiderNet.id // Profesor Sutan Nasomal, S.H., M.H., berharap Presiden RI Prabowo Subianto segera mengambil langkah konkret untuk memastikan keselamatan dan...

Bupati Kendal Dukung Aksi Damai Peternak Ayam, Janji Teruskan Aspirasi ke Pemerintah Pusat

KENDAL — // www. RaiderNet.id // Ratusan peternak ayam petelur yang tergabung dalam elemen peternak rakyat menggelar aksi unjuk rasa damai di kawasan Alun-Alun...

Indonesia Hanya Jadi Penonton, Prof. Sutan Nasomal Dorong Presiden Bangun Roadmap Sepak Bola Agar Indonesia Tak Terus Tertinggal

JAKARTA - // www RaiderNet.id // Indonesia kembali dihadapkan pada sebuah ironi dalam peta persaingan sepak bola Asia Tenggara. Ketika Singapura, Thailand, Malaysia, dan...

BERITA PILIHAN

Peristiwa

Kemarau Mencekik, On The Rock Salurkan 100 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul

GUNUNGKIDUL — // www.Raider net.id // Di tengah ancaman kekeringan yang kembali menghantui sejumlah wilayah Gunungkidul, kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat diwujudkan melalui aksi...

Dugaan Fee Miliaran di Balik Kerja Sama Laboratorium Prolanis Gunungkidul, Puluhan Saksi Disebut Telah Diperiksa

‎GUNUNGKIDUL - // www.RaiderNet.id // Pertanyaan tentang sistem kerja sama pemeriksaan laboratorium dalam Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di sejumlah puskesmas Gunungkidul belum menemukan...

Prof. Sutan Nasomal Harapkan Presiden Prabowo Perintahkan Kemenlu dan Kemenaker Perjuangkan Kepulangan TKW asal Tangerang dari Libya

TANGERANG, BANTEN - // www.RaiderNet.id // Profesor Sutan Nasomal, S.H., M.H., berharap Presiden RI Prabowo Subianto segera mengambil langkah konkret untuk memastikan keselamatan dan...

Bupati Kendal Dukung Aksi Damai Peternak Ayam, Janji Teruskan Aspirasi ke Pemerintah Pusat

KENDAL — // www. RaiderNet.id // Ratusan peternak ayam petelur yang tergabung dalam elemen peternak rakyat menggelar aksi unjuk rasa damai di kawasan Alun-Alun...

Indonesia Hanya Jadi Penonton, Prof. Sutan Nasomal Dorong Presiden Bangun Roadmap Sepak Bola Agar Indonesia Tak Terus Tertinggal

JAKARTA - // www RaiderNet.id // Indonesia kembali dihadapkan pada sebuah ironi dalam peta persaingan sepak bola Asia Tenggara. Ketika Singapura, Thailand, Malaysia, dan...

TRENDING

Kemarau Mencekik, On The Rock Salurkan 100 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul

GUNUNGKIDUL — // www.Raider net.id // Di tengah ancaman kekeringan yang kembali menghantui sejumlah wilayah Gunungkidul, kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat diwujudkan melalui aksi...

Dugaan Fee Miliaran di Balik Kerja Sama Laboratorium Prolanis Gunungkidul, Puluhan Saksi Disebut Telah Diperiksa

‎GUNUNGKIDUL - // www.RaiderNet.id // Pertanyaan tentang sistem kerja sama pemeriksaan laboratorium dalam Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di sejumlah puskesmas Gunungkidul belum menemukan...

Prof. Sutan Nasomal Harapkan Presiden Prabowo Perintahkan Kemenlu dan Kemenaker Perjuangkan Kepulangan TKW asal Tangerang dari Libya

TANGERANG, BANTEN - // www.RaiderNet.id // Profesor Sutan Nasomal, S.H., M.H., berharap Presiden RI Prabowo Subianto segera mengambil langkah konkret untuk memastikan keselamatan dan...

Bupati Kendal Dukung Aksi Damai Peternak Ayam, Janji Teruskan Aspirasi ke Pemerintah Pusat

KENDAL — // www. RaiderNet.id // Ratusan peternak ayam petelur yang tergabung dalam elemen peternak rakyat menggelar aksi unjuk rasa damai di kawasan Alun-Alun...

Indonesia Hanya Jadi Penonton, Prof. Sutan Nasomal Dorong Presiden Bangun Roadmap Sepak Bola Agar Indonesia Tak Terus Tertinggal

JAKARTA - // www RaiderNet.id // Indonesia kembali dihadapkan pada sebuah ironi dalam peta persaingan sepak bola Asia Tenggara. Ketika Singapura, Thailand, Malaysia, dan...