YOGYAKARTA – // www.RaiderNet.id // Sebuah video yang menampilkan keluhan seorang perempuan terkait aktivitas berjualan di kawasan Alun-Alun Kidul (Alkid) Yogyakarta beredar di media sosial dan menarik perhatian warganet.
Dalam video berdurasi sekitar tiga menit lebih tersebut, perempuan itu menyampaikan sejumlah keluhan mengenai kondisi yang dialaminya saat berjualan di kawasan Alkid. Ia juga menyinggung adanya dugaan pungutan yang disebut terjadi di lokasi.
Pesan mengenai keluhan tersebut diperkuat dengan tulisan yang muncul dalam video, yakni “Jualan di Alkid Jogja serem! Pungli di mana-mana”. Konten tersebut juga mencantumkan identitas “Karma Negeriku”.
Dalam penyampaiannya, perempuan tersebut terlihat berbicara langsung ke arah kamera sambil menjelaskan situasi yang menurutnya terjadi di kawasan tersebut. Ia beberapa kali memberikan penekanan terhadap persoalan pungutan yang disebutnya berkaitan dengan aktivitas berjualan.
Namun demikian, isi video tersebut merupakan pernyataan dari pembuat konten dan belum dapat dijadikan sebagai bukti bahwa pungutan liar benar-benar terjadi. Perlu adanya klarifikasi dari pihak pengelola kawasan, pemerintah daerah maupun pihak terkait untuk memastikan duduk persoalan sebenarnya.
Beredarnya video tersebut menjadi perhatian karena kawasan Alkid merupakan salah satu ruang publik dan kawasan yang ramai dikunjungi masyarakat maupun pelaku usaha.
Jika keluhan tersebut berkaitan dengan pungutan resmi, masyarakat tentu membutuhkan kejelasan mengenai jenis pungutan, dasar hukum, besaran tarif, pihak yang menarik pungutan, serta penggunaan dana tersebut.
Sementara apabila terdapat pungutan di luar ketentuan, pihak berwenang dapat melakukan pemeriksaan dan memberikan penjelasan kepada publik.
Hingga berita ini disusun, substansi tudingan dalam video masih memerlukan verifikasi dan konfirmasi dari pihak-pihak terkait.
(Red)

