Minggu, Oktober 25, 2026

Dugaan Gratifikasi Prolanis Devara Menggantung? Ratno Pintoyo Desak Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih

GUNUNGKIDUL – // www.RaiderNet.id // Lambannya penanganan dugaan gratifikasi dan pitensi kerugian negara estimasi Rp 12 Miliyar lebih dalam kerja sama layanan laboratorium Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) BPJS Kesehatan dengan Laboratorium Devara di Kabupaten Gunungkidul menuai kritik. Pengamat kebijakan publik sekaligus mantan Ketua DPRD Gunungkidul, Ratno Pintoyo, mempertanyakan ketegasan aparat penegak hukum dalam menangani perkara yang disebut telah dilaporkan ke Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Gunungkidul sekitar enam bulan lalu.
‎
‎Sorotan tersebut menguat setelah sekitar 20 kepala puskesmas disebut telah menjalani pemeriksaan. Informasi yang telah dikonfirmasi kepada sumber terkait juga menyebut adanya pengakuan penerimaan uang yang diduga berkaitan dengan kerja sama Prolanis Devara serta transaksi melalui Bank Mandiri yang perlu ditelusuri dalam proses hukum.
‎
‎Bagi Ratno, lamanya penanganan perkara tersebut menjadi pertanyaan serius mengenai kepastian penegakan hukum. Ia menegaskan, penanganan dugaan penyimpangan harus dilakukan secara tuntas karena berkaitan langsung dengan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan.
‎
‎“Persoalan penegakan hukum harus diselesaikan secara tuntas karena menyangkut pemerintahan. Mau baik atau buruk, semua tergantung penegakan hukum,” ujar Ratno, sebagaimana keterangan yang disampaikan kepada wartawan Minggu (25/10/2026).
‎
‎Ratno juga membandingkan perkara tersebut dengan persoalan hukum yang sumir senilai Rp63 juta yang pernah menjerat dirinya. Menurut dia, pengalaman itu membuatnya mempertanyakan mengapa perkara yang kini menjadi sorotan publik belum menunjukkan kejelasan penanganan.
‎
‎“Bahkan saya dulu juga kena persoalan yang bukan korupsi saja, senilai Rp63 juta, diproses. Ini kok persoalan yang menurut saya sudah terang benderang belum ada ketegasan untuk diproses dan semua dimata hukum sama atau equal bylaw ,” tuturnya.
‎
‎Pernyataan tersebut menjadi kritik terbuka terhadap penanganan perkara oleh aparat penegak hukum. Namun, penentuan apakah suatu perkara memenuhi unsur pidana tetap harus didasarkan pada alat bukti dan hasil penyidikan.
‎
‎Dalam informasi yang dikonfirmasi, sejumlah inisial, yakni EM, ED, AH, JM, dan KN, disebut berkaitan dengan dugaan transaksi. Selain kepala puskesmas, PIC, bendahara puskesmas, serta pihak Laboratorium Devara juga disebut dalam informasi mengenai dugaan penerimaan fee tersebut.
‎
‎Kepala Puskesmas Ponjong berinisial KN disebut mengakui menerima fee yang berkaitan dengan kerja sama Prolanis Devara. Informasi mengenai dugaan penerimaan oleh pihak lain juga perlu ditempatkan sesuai peran masing-masing, berdasarkan keterangan dan bukti yang tersedia.
‎
‎Persoalan ini juga menyentuh tanggung jawab pengawasan. Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih disebut telah menegaskan larangan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Karena itu, pengawasan terhadap kerja sama fasilitas kesehatan dengan pihak swasta perlu dijalankan secara konsisten agar komitmen antikorupsi tidak berhenti sebagai pernyataan.
‎
‎Sorotan terhadap penanganan perkara ini juga menjadi ujian bagi kapokres Gunungkidul yang baru terhadap visi-misi Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto. Kapolri baru tersebut menempatkan penegakan hukum yang adil sebagai salah satu fokus kepemimpinannya, bersama peningkatan pelayanan publik dan penguatan kedekatan Polri dengan masyarakat.

Berita Lainnya  Publik Menanti Ketegasan Kejaksaan! Dugaan Pelanggaran Oknum Jaksa Gunungkidul Belum Tuntas

(Tim)

BERITA TERATAS

Kunjungi Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN

Politik

Publik Menanti Ketegasan Kejaksaan! Dugaan Pelanggaran Oknum Jaksa Gunungkidul Belum Tuntas

GUNUNGKIDUL - // www.RaiderNet.id // Dugaan tindakan asusila yang menyeret oknum jaksa di Kabupaten Gunungkidul menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial TikTok...

UANG Rp800 RIBU DIKLAIM DITOLAK, MALAH MUNCUL TUDUHAN PEMERASAN Rp5 JUTA! PROF. SUTAN NASOMAL DESAK POLRES MAMASA BERTINDAK

MAMASA, SULAWESI BARAT - // www.RaiderNet.id // Polemik dugaan pemberian uang kepada dua warga yang mengawasi proyek pembangunan PAUD di Desa Tapalinna, Kecamatan Mambi,...

Kamar Kos Nomor 07 Jadi Sorotan, Dugaan Pelanggaran Oknum Polisi Gunungkidul Diusut

GUNUNGKIDUL - //www.RaiderNet.id // Dugaan pelanggaran disiplin yang menyeret seorang oknum anggota kepolisian di Kabupaten Gunungkidul menjadi sorotan. Anggota polisi berinisial GN (45), yang...

Polemik Absennya Wabup Joko Parwoto Memanas, Pesan WhatsApp Singgung Etika Jabatan

GUNUNGKIDUL - // www.RaiderNet.id // Sejumlah agenda peringatan Hari Jadi ke-196 Kabupaten Gunungkidul telah terlaksana dengan lancar. Namun, di balik suksesnya rangkaian kegiatan tersebut,...

Kemarau Gunungkidul Belum Berakhir, FKJR Bersama TNI-Polri Salurkan Air Bersih di Empat Kapanewon

GUNUNGKIDUL - // www.RaiderNet.id // Di tengah kemarau panjang yang belum kunjung usai, perjuangan warga Gunungkidul untuk mendapatkan air bersih masih terus berlangsung. Bagi...

BERITA PILIHAN

Peristiwa

Publik Menanti Ketegasan Kejaksaan! Dugaan Pelanggaran Oknum Jaksa Gunungkidul Belum Tuntas

GUNUNGKIDUL - // www.RaiderNet.id // Dugaan tindakan asusila yang menyeret oknum jaksa di Kabupaten Gunungkidul menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial TikTok...

UANG Rp800 RIBU DIKLAIM DITOLAK, MALAH MUNCUL TUDUHAN PEMERASAN Rp5 JUTA! PROF. SUTAN NASOMAL DESAK POLRES MAMASA BERTINDAK

MAMASA, SULAWESI BARAT - // www.RaiderNet.id // Polemik dugaan pemberian uang kepada dua warga yang mengawasi proyek pembangunan PAUD di Desa Tapalinna, Kecamatan Mambi,...

Kamar Kos Nomor 07 Jadi Sorotan, Dugaan Pelanggaran Oknum Polisi Gunungkidul Diusut

GUNUNGKIDUL - //www.RaiderNet.id // Dugaan pelanggaran disiplin yang menyeret seorang oknum anggota kepolisian di Kabupaten Gunungkidul menjadi sorotan. Anggota polisi berinisial GN (45), yang...

Polemik Absennya Wabup Joko Parwoto Memanas, Pesan WhatsApp Singgung Etika Jabatan

GUNUNGKIDUL - // www.RaiderNet.id // Sejumlah agenda peringatan Hari Jadi ke-196 Kabupaten Gunungkidul telah terlaksana dengan lancar. Namun, di balik suksesnya rangkaian kegiatan tersebut,...

Kemarau Gunungkidul Belum Berakhir, FKJR Bersama TNI-Polri Salurkan Air Bersih di Empat Kapanewon

GUNUNGKIDUL - // www.RaiderNet.id // Di tengah kemarau panjang yang belum kunjung usai, perjuangan warga Gunungkidul untuk mendapatkan air bersih masih terus berlangsung. Bagi...

TRENDING

Publik Menanti Ketegasan Kejaksaan! Dugaan Pelanggaran Oknum Jaksa Gunungkidul Belum Tuntas

GUNUNGKIDUL - // www.RaiderNet.id // Dugaan tindakan asusila yang menyeret oknum jaksa di Kabupaten Gunungkidul menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial TikTok...

UANG Rp800 RIBU DIKLAIM DITOLAK, MALAH MUNCUL TUDUHAN PEMERASAN Rp5 JUTA! PROF. SUTAN NASOMAL DESAK POLRES MAMASA BERTINDAK

MAMASA, SULAWESI BARAT - // www.RaiderNet.id // Polemik dugaan pemberian uang kepada dua warga yang mengawasi proyek pembangunan PAUD di Desa Tapalinna, Kecamatan Mambi,...

Kamar Kos Nomor 07 Jadi Sorotan, Dugaan Pelanggaran Oknum Polisi Gunungkidul Diusut

GUNUNGKIDUL - //www.RaiderNet.id // Dugaan pelanggaran disiplin yang menyeret seorang oknum anggota kepolisian di Kabupaten Gunungkidul menjadi sorotan. Anggota polisi berinisial GN (45), yang...

Polemik Absennya Wabup Joko Parwoto Memanas, Pesan WhatsApp Singgung Etika Jabatan

GUNUNGKIDUL - // www.RaiderNet.id // Sejumlah agenda peringatan Hari Jadi ke-196 Kabupaten Gunungkidul telah terlaksana dengan lancar. Namun, di balik suksesnya rangkaian kegiatan tersebut,...

Kemarau Gunungkidul Belum Berakhir, FKJR Bersama TNI-Polri Salurkan Air Bersih di Empat Kapanewon

GUNUNGKIDUL - // www.RaiderNet.id // Di tengah kemarau panjang yang belum kunjung usai, perjuangan warga Gunungkidul untuk mendapatkan air bersih masih terus berlangsung. Bagi...