GUNUNGKIDUL – // www.RaiderNet.id // Di tengah kemarau panjang yang belum kunjung usai, perjuangan warga Gunungkidul untuk mendapatkan air bersih masih terus berlangsung. Bagi masyarakat di wilayah rawan kekeringan, ketersediaan air menjadi persoalan mendasar yang menyentuh langsung kehidupan sehari-hari, terlebih bagi warga lanjut usia yang memiliki keterbatasan fisik.
Merespons kondisi tersebut, Forum Komunikasi Jogja Raya (FKJR) kembali turun ke lapangan dengan menyalurkan bantuan air bersih di empat kapanewon di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (18/10/2026).
Empat wilayah sasaran distribusi meliputi Kapanewon Karangmojo, Gedangsari, Saptosari, dan Purwosari. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari aksi sosial serupa yang sebelumnya telah dilaksanakan FKJR di sejumlah wilayah lainnya di Gunungkidul.
Penyaluran bantuan berlangsung tertib dengan pendampingan jajaran kepolisian dari polsek setempat. Ketua Umum FKJR, Ir. Kusnanto, bersama jajaran pengurus turut memimpin kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang menghadapi keterbatasan pasokan air bersih.
Ketua Umum FKJR, Ir. Kusnanto, menegaskan bahwa kegiatan distribusi air bersih merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam menjalankan misi sosial kemasyarakatan.
Menurutnya, persoalan yang dihadapi masyarakat membutuhkan kepedulian bersama dan tidak cukup hanya mengandalkan satu pihak. Karena itu, sinergi antara organisasi kemasyarakatan, TNI, dan Polri dinilai penting untuk membantu warga yang sedang mengalami kesulitan.
“Visi dan misi kami di bidang sosial memang selaras dan bersinergi dengan TNI dan Polri. Kami ingin bersama-sama bergotong royong untuk ikut meringankan beban masyarakat yang sedang membutuhkan,” ujar Kusnanto.
Melalui kegiatan tersebut, FKJR berharap bantuan air bersih dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga di tengah kondisi kemarau yang berkepanjangan. Kehadiran relawan bersama aparat di lapangan juga menjadi wujud gotong royong dalam merespons persoalan yang dirasakan langsung masyarakat.
Bagi warga yang kesulitan memperoleh air, bantuan yang datang memiliki arti penting. Air bersih dibutuhkan untuk berbagai keperluan rumah tangga, mulai dari memasak, minum, mandi, hingga menjaga kebersihan lingkungan.
Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi kelompok rentan, khususnya warga lanjut usia yang tidak selalu mampu mencari atau mengangkut air secara mandiri.
FKJR berharap kegiatan sosial ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut membantu masyarakat yang terdampak kekeringan.
Namun, di balik aksi solidaritas tersebut, persoalan kekeringan yang berulang juga menegaskan pentingnya upaya berkelanjutan dalam menjaga ketersediaan air bersih bagi masyarakat di wilayah rawan kekeringan.
Di tengah kemarau yang belum berakhir, kepedulian dan gotong royong menjadi kekuatan untuk saling membantu. FKJR bersama unsur TNI-Polri berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban warga sembari menanti datangnya musim hujan.
Bagi warga yang membutuhkan, air bersih bukan sekadar bantuan, melainkan kebutuhan pokok yang menentukan keberlangsungan kehidupan sehari-hari.
(Red/Tri)

